WARTAKEPRI.co.id – Peringantan akan ancaman bom akan terjadi di Malaysia dilansir oleh negera Australia. Dengan peringatan ini para wisatawan yang berkunjung ke negara tersebut diminta waspada.
Ancaman bom di negeri jiran setelah aparat keamanan se-tempat menangkap sejumlah orang yang dicurigai anggota dan simpatisan kelompok Islamic State.
Menurut Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengatakan pada Senin malam (21/2/2016), teroris kemungkinan tengah merencanakan melakukan aksi di Kualalumpur.
Dalam himbauan Australia kepada Malaysia, serangan bisa jadi tidak memilih siapa pun dan dapat dengan target yang terkait dengan negara Barat atau lokasi yang sering oleh orang-orang Barat. Kalian harus waspada saat ini.
Otoritas Australia meminta untuk tetap bersikap normal tetapi tetap waspada dalam menghadapi ancaman tersebut.
“Ancaman terorisme di Malaysia, termasuk di Kuala Lumpur dan kota-kota lainnya (di Malaysia).”
Sebelumnya, pihak otoritas Malaysia telah menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dengan rencana penyerangan, termasuk untuk melakukan aksi teror di tempat-tempat hiburan di Kuala Lumpur.
Pada bulan lalu, polisi Malaysia menangkap tujuh orang yang diduga anggota Islamic State (IS), termasuk satu orang yang diduga terhubung dengan ekstremis asal Indonesia, Bahrun Naim.
Naim merupakan satu dari tiga orang Indonesia yang berperang bersama IS di wilayah Suriah. Polisi Indonesia mengatakan Naim menjalankan peran utama dalam memotivasi kelompok untuk melakukan aksi teror.
Naim yang bertanggung jawab serangan bom di Jakarta diduga masih berada di Suriah. Malaysia merupakan negara moderat Islam dan belum ada aksi teror yang terjadi di sana beberapa tahun terakhir.(mi/afp)































