Polda Kepri Mulai Dalami Siapa Pemalsu Tanda Tangan Ayah Sani

147
WARTAKEPRI.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Kepri, Reni Yusneli memang melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan Gubernur Kepri, almarhum H. Muhammad Sani, ke Polda Kepri, Kamis (14/4/2016) tanpa se pengetahuan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Alasannya, setelah proses pelaporan di Polda Kepri itu selesai, baru dirinya akan memberitahukan masalah ini ke Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Karena, Reni memiliki tanggung jawab Plt Sekda dalam administrasi di Pemerintahaan Provinsi Kepri. 

“Saya melaporkan atas nama Sekda dan saya lakukan dahulu, baru saya beritahukan ke Wagub, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujar Reni Yusneli di Gedung DPRD Kepri, Senin,(18/4/2016), seperti dilansir Batamtoday.com

Langkah itu dilakukan Reni untuk menyelamatkan Wibawa Provinsi Kepri. Sehingga orang yang memalsukan tanda tangan almarhum Gubernur Kepri itu tidak berani lagi. 

” Dan sifatnya juga saya bukan melaporkan orang, tetapi dalam hal administrasi sebagai Sekda saya yang bertanggung jawab,” tegasnya. 

Sebagai Plt Sekda, tambah Reni, dirinya berhak melaporkan kejanggalan atas tanda tangan almarhum Gubernur H. Muhammad Sani dalam Surat Keputusan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (SK Pansel).
“Saya tidak ada niat lain, hanya menjaga nama baik almarhum Gubernur HM. Sani,” sebutnya. 

Disinggung mengenai pernyataan anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Kepri, Nuraida Muksin, yang menyatakan, bahwa sebelumnya, Komisi Aparat Sipil Negara (KASN) di Jakarta telah mengeluarkan rekomendasi pembentukan Pansel sebelum Gubernur Kepri meninggal dunia.
Dan rekomendasi tersebut diterbitkan atas permohonan almarhum Gubernur, lengkap dengan dokument yang diperlukan. Selain itu, surat ke KASN itu juga sudah sepengetahuan BKD Kepri.

“Oh iya, saya tidak tahu itu, dan tidak ada urusan dan kaitan dengan Nuraida Muksin,” tegas Reni menyinggung soal pernyataan  anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Kepri, Nuraida Muksin. ‎
Kapolda Akui‎
‎Sementara itu‎, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjend Pol) Sam Gusdian memastikan bahwa pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri telah melaporkan, adanya indikasi pemalsuan tanda tanda dalam surat keputusan (SK) penunjukan anggota panitia seleksi (Pansel) pemilihan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri.
 
Kapolda akan mempelajari dan mendalaminya.‎ Proses pendalaman laporan tersebut membutuhkan waktu yang agak panjang.‎

Dikutip tribun batam, kapolda mengatakan kalau pihak penyidik akan mendalami laporan ini dengan meminta keterangan dari para saksi. Dari pendalaman ini bisa diketahui siapa terlapornya.  (ded/btd/tbn)
DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel