WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Mengambil tema “Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Mayarakat Dibidang Kamseltibcarlantas”, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, melakukan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2016 dilapangan apel Polda Kepri, Senin (16/5/2016) pagi, ungkap Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, SH diruang kerjanya.
Pada kesempatan itu, Direktur Lalulintas Polda Kepri, Kombes Pol Edy Yudianto sebagai pemimpin kegiatan menyampaikan amanat Kapolda bahwa permasalahan lalu lintas jalan raya saat ini terkait dengan populasi kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk dan perkembangan perkotaan yang tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur darana dan prasarana jalan yang memadai.
Sehingga menimbulkan gangguan Kamseltibcarlantas berupa pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalulintas. Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Kepri dihadapan pejabat utama Polda Kepri, para Perwira, Bintara, dan Tamtama serta PNS Polda Kepri.
Untuk menindak lanjuti kebijakan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia 2016-2019, kata Hartono, Polri telah melaksanakan Program Quick Wins. Oleh karena itu, konsep Operasi Patuh Seligi tahun 2016 ini mengambil tema seperti yang disebut diatas.
Sebab, orientasi operasi ini lebih menfokuskan kepada pelanggaran bersifat kasat mata yang sejalan dengan sasaran Bulan Tertib Lalu Lintas Triwulan II, yaitu pelanggaran marka jalan, kendaraan Ngetem serta memberdayakan fungsi Dikmas Lantas Optimal. Selain itu, dilakukan kegiatan penerangan masyarakat baik secara langsung maupun menggunakan media cetak atau elektronik.
Sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan pada akhirnya dapat mendukung upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas.
Pelaksanaan Operasi Patuh Tahun 2016 ini, terbagi dalam Satgas antara lain Satgas Deteksi Dini, Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakkan Hukum dan Satgas Bantuan Operasi. Satgas ini akan melakukan kegiatan yang lebih utamanya terhadap masyarakat pengguna jalan.
Adapun cara bertindak dalam Operasi Patuh Seligi 2016 dengan melakukan kegiatan antara lain :
1. Satgas Deteksi Dini, melaksanakan kegiatan Intelijen berupa penyelidikan, pengamanan dan pengalangan yang mengawali, menyertai dan mengakhiri Operasi serta membuat perkiraan intelijen (Kirpat dan Kirsus).
2. Satgas Preemtif, melaksanakan penerangan, Bimbingan, penyuluhan dan sosialisasi serta pendidikan lalulintas kepada seluruh komponen masyarakat.
3. Satgas Preventif, melaksanakan kegiatan pengaturan dan penjagaan serta pengawasan terhadap pengguna jalan untuk mencegah dan memperkecil peluang terjadinya pelanggaran yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
4. Satgas Penegakkan Hukum, melakukan pengawasan dan penindakan kepada anggota dilapangan yang melakukan pelanggaran serta melakukan penindakan terhadap para pelanggar pengguna jalan.
5. Satgas Bantuan Operasi, memberikan pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan Operasi. (ichsan)






























