WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Kegiatan penertiban dan pembinaan anak jalanan Tahun 2016, dengan tema aku bangga dan aku bangga, yang dilaksanakan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) bertempat di Aula Embung Fatimah Dinsos Kota Tanjungpinang,Rabu (1/5/2016).
Surjadi mengatakan kegiatan penertiban dan pembinaan anak jalanan ini kami lakukan setiap tahun. Bukan hanya pada hari ini alhamdulillah tahun lalu sudah 90 persen anak jalanan kembali bersekolah.
Tambah Surjadi pada hari ini Kami dari Dinas Sosial melakukan pembinaan anak jalanan diikuti 50 orang anak jalanan yang belum dibina dan di hadiri orang tua anak.
Surjadi mengatakan kegiatan penertiban dan pembinaan anak jalanan ini kami lakukan setiap tahun. Bukan hanya pada hari ini alhamdulillah tahun lalu sudah 90 persen anak jalanan kembali bersekolah.
Tambah Surjadi pada hari ini Kami dari Dinas Sosial melakukan pembinaan anak jalanan diikuti 50 orang anak jalanan yang belum dibina dan di hadiri orang tua anak.
Ini dikarenakan orang tua cenderung mendukung anak turun ke jalan karena kan dengan alasan ekonomi.
” Saya optimis menurun dari tahun ke tahun sudah berkurang anak jalanan, dan 2017 bebas anak jalanan bisa kita wujudkan bersama-sama,”ujar Surjadi.
Wakil Wali kota Tanjungpinang Syahrul mengatakan ini merupakan tugas pokok orang tua jangan sampai membiarkan anak turun di jalan, karena peran orang tua di lingkungan keluarga.
” Saya optimis menurun dari tahun ke tahun sudah berkurang anak jalanan, dan 2017 bebas anak jalanan bisa kita wujudkan bersama-sama,”ujar Surjadi.
Wakil Wali kota Tanjungpinang Syahrul mengatakan ini merupakan tugas pokok orang tua jangan sampai membiarkan anak turun di jalan, karena peran orang tua di lingkungan keluarga.
Pemerintah berharap tidak ada lagi orang tua yang membiarkan anak turun ke jalan, karena sudah ada bantuan dari Provinsi setiap tahunnya, kegiatan ini sudah berjalan empat tahun.
” Kita harapkan ke depan dengan adanya kegiatan ini tidak ada lagi anak yang turun ke jalanan berjualan koran di setiap lampu merah, “ujar Syahrul. (virza)
” Kita harapkan ke depan dengan adanya kegiatan ini tidak ada lagi anak yang turun ke jalanan berjualan koran di setiap lampu merah, “ujar Syahrul. (virza)



























