Kepala CIA Joh Brennan: Tidak Ada Bukti Arab Saudi di Tragedi 9/11

9

WARTAKEPRI.co.id, WASHINGTON – Kepala Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) atau CIA, John Brennan mengatakan, Komisi Investigasi 9/11 sejauh ini belum menemukan adanya keterlibatan Arab Saudi dalam serangan tersebut. Ini seperti menepis semua laporan yang sempat muncul sebelumnya.

Media AS sebelumnya melaporkan, Pemerintah AS telah menemukan adanya keterlibatan pemerintah Saudi dalam serangan 9/11. Hal ini diduga tertuang dalam laporan setebal 28 halaman yang tidak pernah dipublikasikan pemerintah AS.

“Komisi Invesigasi 9/11 tampak sangat teliti pada tuduhan keterlibatan Saudi. Berdasarkan hasil temuan mereka, disimpulkan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan adanya keterlibatan pemerintah Saudi sebagai lembaga atau pejabat Arab yang mendukung serangan 11 September,” ucap Brennan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (12/6/2016).

Brenanan di kesempatan yang sama juga memberikan pembelaan lebih kepada Saudi. Menurut Brennan, Saudi telah menjadi salah satu mitra terbaik AS dalam hal kerjasama kontra terorisme selama 15 tahun terakhir.

Pada tanggal 11 September 2001, pelaku bom bunuh diri membajak empat pesawat penumpang di AS, menabrak World Trade Center di New York, Pentagon, dan Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan teroris.

Setelah serangan, sebuah komite bersama kongres mengeluarkan sebuah laporan investigasi yang dipublikasikan pada tahun 2002, dengan pengecualian dari 28 halaman yang dikabarkan berurusan dengan pembiayaan luar negeri dari serangan teroris.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Bulan lalu, Brennan juga sempat mengatakan bahwa deklasifikasi 28 halaman dari laporan Komisi 9/11 dikarenakan adanya kesalahan, dimana laporan itu berisi informasi yang tidak akurat yang dapat digunakan untuk menghubungkan Arab Saudi untuk serangan teror. (sindo/Sputnik)

Jika memperhatikan komentar Kepala CIA menjelang pimilihan presiden Amerika, akan meluruskan tuduhan rasis terhadap islam di negera Amerika (*)

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI