Rafiq:Kita Beruntung Tak Banyak PHK di Karimun, Seperti di Batam

277

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun secara umum mengalami penurunan. Dari sebelumnya mencapai 6,9 persen, turun menjadi 6,6 persen.

Kendati demikian, menurut Bupati Karimun Aunur Rafiq, angka pertumbuhan sebesar 6,6 persen tersebut masih tetap berada di atas angka nasional yang saat ini hanya 5 persen.

Penurunan indeks perekonomian tak hanya terjadi di Karimun tetapi menyeluruh di Indonesia, dan tidak hanya di Kabupaten Karimun. “Tapi kita masih beruntung karena investasi masih terus berjalan. Sektor swasta kita masih berputar,” kata Rafiq, belum lama ini.

Penurunan angka pertumbuhan ekonomi ini merupakan dampak dari anggaran pemerintah. Penurunan ini berdampak kepada penurunan ekonomi secara makro. Berunntung, sektor swasta seperti industri perkapalan banyak bergeser dari Batam ke daerah ini.

PKP HIMALAYA

Rafiq juga tetap mengucapkan syukurnya karena sampai saat ini belum ada PHK (penghentian hubungan kerja) di sektor swasta. “Kita beruntung tak banyak PHK di sini, seperti di Batam misalnya,” katanya.

Mengenai PHK, Rafiq tetap mengaku khawatir terjadi ke depannya. Jika order atau pesanan bagi industri perkapalan menurun akibat menurunnya kondisi ekonomi dunia, maka bisa berimbas juga ke kita. “Ini juga tetap kita khawatirkan terjadi,” tambahnya.

Untuk itu, Rafiq mengajak agar masyarakatnya tetap menjaga suasana kondusif yang berdampak hengkangnya investasi dari daerah ini.

“Modal kita salah satunya Karimun ini  aman, tentram, dan tenang. Kita berharap pekerja khususnya memahami apa yang sedang terjadi atau yang dialami pemerintah. Kurangi demonstrasi, dan tidak  menuntut kenaikan gaji melebihi dari kemampuan perusahaan,” tambahnya.

Jika kondisi itu bisa diredam maka maka iklim investasi masih sehat, katanya, Rafiq yakin perputaran ekonomi di Kabupaten Karimun dapat terus berjalan. (lendoot)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel