WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Menjelang 2 tahun pemerintahan, kita menghadapi tantangan-tantangan yang tidak ringan. Kita harus menyelesaikan masalah kemiskinan, kita harus mengurangi kesenjangan ekonomi yang kaya dengan yang miskin, kesenjangan antarwilayah.
Inilah masalah yang harus kita percepat penyelesaiannya. Kita harus memperkuat ekonomi nasional untuk menghadapi tantangan-tantangan ekonomi global, tantangan ekonomi dunia yang sedang melambat dan sekaligus penuh persaingan, penuh kompetisi.
Kita harus membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk rakyat, untuk mengurangi pengangguran, untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.
Saya menyadari bahwa tantangan-tantangan terus berubah dan membutuhkan kecepatan kita dalam bertindak, kecepatan kita dalam memutuskan.
Saya menyadari bahwa tantangan-tantangan terus berubah dan membutuhkan kecepatan kita dalam bertindak, kecepatan kita dalam memutuskan.
Kita harus bertindak yang langsung dirasakan oleh rakyat, yang dinikmati oleh rakyat dalam jangka pendek dan jangka menengah maupun jangka panjang. Oleh karena itu, saya selalu ingin berusaha maksimal agar Kabinet Kerja bisa bekerja lebih cepat, bisa bekerja lebih efektif, bekerja dalam tim yang solid, yang saling mendukung sehingga hasilnya nyata dan dalam waktu yang secepat-cepatnya.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, hari ini saya dan Wakil Presiden memutuskan melakukan perombakan Kabinet Kerja yang ke-2. Adapun perombakan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
Yang pertama, kami melakukan pergeseran posisi beberapa menteri dan ketua lembaga.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, hari ini saya dan Wakil Presiden memutuskan melakukan perombakan Kabinet Kerja yang ke-2. Adapun perombakan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
Yang pertama, kami melakukan pergeseran posisi beberapa menteri dan ketua lembaga.
1. Sdr. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman;
2. Sdr. Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan dan Kepala Bappenas;
3. Sdr. Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang;
4. Sdr. Thomas Trikasih Lembong sebagai Kepala BKPM.
Kami juga telah memutuskan untuk melakukan penyegaran beberapa pos kementerian dengan memasukkan energi baru.
1. Sdr. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman;
2. Sdr. Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan dan Kepala Bappenas;
3. Sdr. Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang;
4. Sdr. Thomas Trikasih Lembong sebagai Kepala BKPM.
Kami juga telah memutuskan untuk melakukan penyegaran beberapa pos kementerian dengan memasukkan energi baru.
1. Sdr. Wiranto sebagai Menko Polhukam;
2. Sdri. Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan;
3. Sdr. Eko Putro Sanjoyo sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;
4. Sdr. Budi Karya Sumardi sebagai Menteri Perhubungan;
5. Sdr. Muhajir Effendi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan;
6. Sdr. Enggartiasto Lukito sebagai Menteri Perdagangan;
7. Sdr. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian;
8. Sdr. Archandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM;
9. Sdr. Asman Abnur sebagai Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi atau PAN-RB.
Sekali lagi, saya tekankan bahwa semangat perombakan Kabinet Kerja ini adalah penguatan kinerja pemerintahan. Kabinet yang bekerja cepat dalam tim yang solid dan kompak, Kabinet yang bekerja untuk rakyat, memberikan manfaat yang nyata, dan dirasakan oleh rakyat.
1. Sdr. Wiranto sebagai Menko Polhukam;
2. Sdri. Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan;
3. Sdr. Eko Putro Sanjoyo sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;
4. Sdr. Budi Karya Sumardi sebagai Menteri Perhubungan;
5. Sdr. Muhajir Effendi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan;
6. Sdr. Enggartiasto Lukito sebagai Menteri Perdagangan;
7. Sdr. Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian;
8. Sdr. Archandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM;
9. Sdr. Asman Abnur sebagai Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi atau PAN-RB.
Sekali lagi, saya tekankan bahwa semangat perombakan Kabinet Kerja ini adalah penguatan kinerja pemerintahan. Kabinet yang bekerja cepat dalam tim yang solid dan kompak, Kabinet yang bekerja untuk rakyat, memberikan manfaat yang nyata, dan dirasakan oleh rakyat.
Dan untuk itu, setelah ini, setelah nanti jam 1.30 dilantik akan langsung bekerja untuk mengikuti Sidang Paripurna.
Demikian beberapa hal yang saya sampaikan. Terima kasih. (rilis istana negara)
Demikian beberapa hal yang saya sampaikan. Terima kasih. (rilis istana negara)






























