Hamid Kaget Didemo, Padahal Nelayan Natuna Dikasih 300 Unit Kapal

Warta Demo Mahasiswa Natuna di Tanjungpinang
HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Aksi unjuk rasa mahasiswa Tanjungpinang asal Natuna dianggap wajar bagi Bupati Natuna, Hamid Rizal. Sebagai objek yang di demo mahasiswa, Hamid pun mengaku tidak tau adanya demo tersebut.

” Sayepun tak tau ada demo itu di Tanjungpinang. Sebaliknya, Kabupaten Natuna justru sangat antusias menyambut program pusat itu. Saya sedang di Batam Bersama Pengurus Partai Amanat Nasional Pusat boleh saya akan jawab saja perihal ini, agar jelas semua,” ungkap Hamid menjawab wartakepri.co.id Selasa (9/8/2016).

Perihal tuntutan mahasiswa agar ada regulasi yang jelas soal kapal dari luar daerah.

” Saya katakan waktu rapat di Kementerian KKP pekan lalu, Pemerintah pusat melalui Menteri KKP sudah memperhatikan nelayan natuna regulasinya sangat jelas bukan tidak di perhatikan,” kata Hamid.

Waktu dekat akan dibantu Nelayan Natuna berupa kapal tangkap lengkap dengan alat tangkapnya. Sebanyak 200 kapal untuk tahap pertama pada 2016.

Tahun 2017 akan dibantu lagi untuk nelayan natuna 300 kapal lengkap dengan alat tangkap sampai tahun 2018 juga akan di bantu juga sebanyak 300 kapal.

” Kemaren Sekjen KKP sudah menemui saya, dan mereka sekarang ada di natuna untuk mengatur penyerahan kapal untuk nelayan Natuna 200 kapal itu bagaimana regulasi dalam pengelolaan kapal itu.

Ditanya Wartakepri.co.id, terkait bantuan akan berikan nelayan mekanisme penyaluran seperti apa, komitmen dengan pemda natuna berupa apa, Hamid menjawab sifatnya Hibah untuk nelayan Natuna mungkin saja dalam bentuk koperasi jadi ada yang mengkoordiner operasionalnya. Takut disalah gunakan kalau perorangan.

” Saat ini sedang kami pikirkan untuk mengoperasikan kapal2 nelayan tersebut apakah dengan bapak angkat, wadahnya berupa koperasi bekerja sama dengan bapak angkat, sehingga hasilnya bisa terkontrol dengan Baik,” jelas Hamid

Selat Lampa dipilih Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi lokasi utama untuk pengembangan kawasan sentra perikanan tangkap dan pengolahan terpadu di sekitar perairan Natuna.

Kawasan tersebut dipilih, karena dinilai paling strategis untuk mengemban peran sebagai sentra terpadu. (rikyrinov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG