WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Dua orang bocah tenggelam berenang Akhirnya tidak dapat terselamatkan. Keduanya tenggelam pada Sabtu,(13/8/2016), malam pukul 18.30 wib, di Pantai Kencana Ranai Natuna.
Korban Habib umur 7 tahun anak dari Asril dan Yeni warga Belakang SDN 001 Ranai.
Kronologis Kejadian Sekitar pukul 16.30 wib di pantai kencana Korban berenang bersama 5 orang temannya (Habib, Hanafi, Aldi, Cia, dan Adit).
Menurut keterangan ke tiga temannya bahwa Habib dan Hanafi berenang terus ke laut menuju tempat yang agak dalam. Kemudian rekan korban berteriak kehilangan
Sekitar pukul 18.00 wib Habib ditemukan oleh masyarakat suku Madura kemudian dibawa ke pantai dan langsung dibawa ke RSUD Ranai oleh orang dewasa laki laki dan perempuan dengan menggunakan sepeda motor.
Namun, Hanafi (10th) anak dari Andi dan Dina yang juga warga belakang SD N 001 Ranai tidak terselamatkan .
Hanafi dijumpai tak jauh dari posisi hilang pada pukul 16.00 WIB. Rekan-rekan Hanafi mengakui saat tenggelam dia masih melihat temannya tersebut.
Tim penolong dari pihak kepolisian mencoba memompa dada Hanafi sambil membalikkan tubuh bocah itu.
Namun kondisi Hanafi sudah membiru. Mulutnya sudah berbuih akibat terlalu lama tenggelam.
Sesampainya RSUD Ranai dilakukan pertolongan pertama namun korban tidak ter selamatkan. Atas kejadian ini, bisa menjadi pelajaran bagi orang tua di Natuna. Dan, semoga kedua orang tua korban tabah menerima. (rikirinov)
Namun, Hanafi (10th) anak dari Andi dan Dina yang juga warga belakang SD N 001 Ranai tidak terselamatkan .
Hanafi dijumpai tak jauh dari posisi hilang pada pukul 16.00 WIB. Rekan-rekan Hanafi mengakui saat tenggelam dia masih melihat temannya tersebut.
Tim penolong dari pihak kepolisian mencoba memompa dada Hanafi sambil membalikkan tubuh bocah itu.
Namun kondisi Hanafi sudah membiru. Mulutnya sudah berbuih akibat terlalu lama tenggelam.
Sesampainya RSUD Ranai dilakukan pertolongan pertama namun korban tidak ter selamatkan. Atas kejadian ini, bisa menjadi pelajaran bagi orang tua di Natuna. Dan, semoga kedua orang tua korban tabah menerima. (rikirinov)






























