Ini Komentar Ketua DPRD Kepri Terkait Istri Gubernur Kepri WNA Singapura

707

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dengan status masih sebagai Warga Negara Singapura, istri Gubernur Kepulauan Riau, Nora Nurdin, tidak bisa menjabat sebagai Ketua PKK Kepulauan Riau.
‎‎
Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Riau Sukhri Fahrial mengatakan, Noorlizah, tidak dapat dilantik sebagai Ketua PKK, karena berstatus warga negara Singapura.

“Saya pernah mempertanyakan hal itu kepada Mendagri. Jawabannya, istri dari gubernur tidak boleh dilantik sebagai Ketua PKK,” kata Sukhri, Rabu (17/8/2016), dikutip dari Batamnews.

Sukhri mengakui sudah mendengar isu tersebut. Menurutnya, isu tersebut mencuat setelah kasus mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar, yang dicopot Presiden Jokowi. Arcandra diketahui memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.
Ketika WartaKepri mencoba meminta pendapat Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, dengan halus menolak memberikan komentar terkait status istri Gubernur Kepri ini.
” Jangan saya dulu mengomentari, silahkan ke anggota dan pimpinan fraksi di dewan berkomentar dulu,” ujar Jumaga Nadeak, sewaktu dihubungi, Selasa (16/8/2016) malam.
Seperti diketahui, posisi ‎untuk Ketua PKK Kepulauan Riau hingga saat ini masih dijabat Aisyah, istri Almarhum HM Sani, mantan Gubernur Kepri. (ihsan/btnews)
Honda Capella