Begini Kerja Jaringan Narkoba 4,2 Kg di Wilayah Belakangpadang ‎

334
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Terdakwa Fery Heru Marwoto bin Sri Yusuf alias Epeng bersama dengan Yusrizal Bin Bahar Alias Yus. Keduanya dilakukan penuntutan secara terpisah. Sementara Fendi Hidayat belum tertangkap ( DPO).

Kedua terdakwa tertangkap pada hari Sabtu tanggal 20 Februari 2016i di rumah Yusrizal di Kampung Tempang RT. 003 RW. 004 Kec. Belakang Padang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Terdakwa dihubungi oleh Fendi dan menyuruh terdakwa untuk datang ke rumah saksi Yusrizal dengan menggunakan Speedboat. Kemudian terdakwa bertemu dengan Fendi dan menerma 1 (satu) buah tas yang berisi 10 (sepuluh) bungkus teh cina yang didalamnya berisi shabu.

Terdakwa pulang ke rumahnya dan memindahkan 10 (sepuluh) bungkus the cina yang di dalamnya berisi shabu dan memindahkan kedalam ember warna putih lalu membawa ke rumah kosong didepan rumahnya di Kampung Bugis Batu Gajah RT 03 RW 01 Kelurahan Sekanak Raya Kecamatan Belakang Padang.

Kemudian keesokan harinya terdakwa bertemu dengan Fendi dan berpesan akan pergi ke OPL (Out Port Limit) bersama dengan saksi Yusrizal untuk mengambil shabu, namun Fendi dan saksi Yusrizal ditangkap oleh Polisi Singapura karena perahunya masuk wilayah Singapura dan ditahan selama 2 (dua) bulan di Singapura.

Kemudian pada awal April 2016 terdakwa memeriksa shabu yang disimpan dalam ember dibawah tumpukan karung berisi pasir tersebut, namun jumlahnya sudah berkurang dan hanya tinggal 8 (delapan) bungkus teh cina.

Saat Fendi dan saksi Yusrizal sudah kembali ke Belakang Padang, lalu bertemu di rumah terdakwa lalu mengambil 1 (satu) bungkus teh cina yang didalamnya berisi shabu dan membagikan kepada saksi Yusrizal.
Masing-masing sebanyak 1 (satu) bungkus teh cina yang didalamnya berisi shabu dan terdakwa kembali menyimpan 5 (lima) bungkus teh cina.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2016 pukul 07.45 WIB terdakwa ditangkap oleh anggota BNNP Kepri, lalu terdakwa menunjukkan tempat menyimpanan shabu yaitu di rumah kosong depan rumah terdakwa dan ditemukan 4 (empat) bungkus teh cina berisi shabu yang disimpan di dalam ember putih:

Bungkus plastik warna merah merk chinese tea memiliki Kode III, Kode IV. Kode V. Kode VI. Sementara Teh. ‎cina yang di dalamnya berisi 48 (empat puluh delapan) bungkus shabu tersebut adalah 4.225 gram.

Bahwa kemudian terhadap 4 (empat) bungkus teh cina yang di dalamnya berisi 48 (empat puluh delapan) bungkus plastik bening berisi shabu tersebut dilakukan penyitaan serta dilakukan penimbangan.

Setelah dilakukan analisis secara Laboratoris disimpulkan barang bukti berupa : 4 (empat) bungkus teh cina yang didalamnya berisi 48 (empat puluh delapan) bungkus plastik bening berisi shabu tersebut adalah benar mengandung Metamfetamina, sebagaimana terdaftar dalam golongan 1 (satu) nomor urut 61 lampiran I UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (nikson simanjuntak)
Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel