WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Terduga teroris LH warga asal Medan ini memiliki kemampuan dibilang penjelasan. Ini terbukti dari sejumlah sertifikat pelatihan pengelasan di Kota Batam.
Bertugas sebagai pencari orang untuk dipekerjakan ke Singapura, LH diduga bagian penting dari jaringan Teroris Khatiba Gongong Rebus .
Selain mengamankan LH, Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menjelaskan kalau Tim Densus juga mengembangkan dan mengamankan Rb.
Sebelumnya, terduga Leonardo seorang pengangguran, diamankan saat bermain Warnet di Warung Internet Metrix, Komplek Pertokoan Fanindo Batuaji Batam.
” Kita telah menangkap LH kaitannya dengan KGR atau Khatibah Gongong Rebus dengan pimpinan Gigih. KDR merupakan kelompok teroris Batam yang sebelumnya telah ditangkap dengan 5 terduga teroris awal Agustus 2016. Dari tangan LH, tim Densus Mabes Polri mengamankan satu hape, dompet, sepeda motor Yamaha Xeon BP 5519 JG,” ujar Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, didampingi, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono dan Kompol Memo Adrian, Kasat Reskrim Polreta Barelang, Senin (5/9/2016) di Mapolda Kepri.
Dijelaskan Kapolda, setelah dikembangkan dari terduga LH ada nama RB yang ditemukan senapan angin. Lalu diamankan sejumlah dokumen serta buku perang akhir zaman.
Dalam kegiatannya, LH diminta untuk mencari lima orang yang akan dikerjakan ke Singapura.
” Target LH adalah mencari 5 orang bekerja di Singapura,” ujar Kapolda.
LH dan jaringan KGR mendapat suplai dana dari jaringan Etim, East Turkis Islam Movement (ETIM).
Kapolda menjelaskan dengan penangkapan terduga ini, diminta masyarakat Kepri tetap tenang.
” Saya sampaikan kepada masyarakat menyampaikan bahwa atas penangkapan ini, kondisi Kepri aman dan kondusif. Diharapkan masyarakat tetap memberikan informasi terkait hal yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya,” tambah Kapolda.
Kepada terduga, jika terbukti akan dikenakan pasal tentang Tindak Pidana Terorisme. (dedy swd)





























