Abob Tiba Lapas Barelang Batam, Kasus Pulau Bokor Segera Disidang

768
abob-digiring-ke-penjara-barelang

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Polda Kepri mengeksekusi raja minyak asal Batam, Achmad Muchbub alias Abob dari Lapas di Pekanbaru, Riau. Eksekusi yang dilakukan berkaitan dengan kasus reklamasi Pulau Bokor, Kamis (13/10/2016).

” Langsung ke Lapas Barelang,” kata Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri AKBP Ardianto saat memimpin eksekusi, di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, siang.

Abob mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Sejumlah Pasukan Brimob bersenjata lengkap mengiringi langkah Abob. Kedua tangannya diborgol dari Pekanbaru. Selain penyidik Ditreskrimsus dan anggota Brimob juga terlihat pihak Kejaksaan.

Dari Pekanbaru, sang raja minyak yang divonis majelis hakim Mahkamah Agung (MA) selama 17 tahun penjara, menggunakan pesawat Lion Air sekitar pukul 11.30 WIB. Pesawat tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada pukul 12.23 WIB.

PKP HIMALAYA

Eksekusi yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri berkaitan dengan tahap II, penyerahan barang bukti dan tersangka kepada Pihak Kejaksaan Tinggi Kepri atas kasus kerusakan lingkungan pada pulau terluar, Pulau Bokor di Batam.

Abob ditetapkan tersangka oleh penyidik saat proses kasus lainnya, penyeludupan minyak dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tengah berjalan. Sehingga, proses kasus reklamasi Pulau Bokor terhambat sekitar 1 tahun lebih terhitung ditetapkan sebagai tersangka.

Pada Kamis (22/9/2016) lalu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Andar Perdana, mengaku telah meminta kepada Polda Kepri untuk segera meyerahkan Abob dalam proses tahap II. Agar kasus pengrusakan lingkungan dapat segera disidangkan.

” Kami tetap mendesak penyidik Polda, agar Abob dapat dihadirkan sebagai saksi dan terdakwa kasus lingkungan ke PN Batam,” ujarnya di gedung Kejati Kepri, Senggarang, Tanjungpinang.

Andar Perdana juga menyadari, tidak mudah untuk penyidik menyerahkan Abob dalam rangka tahap II. Sebab saat yang bersamaan Abob juga tengah menjalani masa hukuman di Lapas Pekan Baru.

” Karena tersangka juga menjadi terpidana kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil penyelewengan BBM, sehingga untuk menghadirkan yang bersangkutan ‎ada ketentuan yang harus dilalui penyidik Polda Kepri,” ujarnya.(ria).

Foto istimewa/batamtoday

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel