WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Funtasy Island dimana kawasan wisata itu nantinya akan dibangun sejumlah fasilitas seperti Forest Bungalow, Berbagai macam Villa,Water world Park, Beach Club, The Wave Promenade dan Love Island dan taman rekreasi bertema alam (Eco-theme park) yang digadang-gadang bakal jadi yang terbesar di dunia.
Namun nasib para pekerja nya yang masih aktif maupun yang sudah resign dari Funtasy Island yang bernaung dalam sebuah perusahaan yang berbasis di Jakarta PT. Batam Island Marina tersebut, tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawab terhadap pekerja nya.
Hal ini diungkap seorang staff yang bekerja di Funtasy Island ke WartaKepri, bulan Oktober 2016 lalu. Dimana waktu itu dijelaskan, para pekerja ada yang belum menerima gaji serta penunggakan pembayaran BPJS baik itu Tenagakerjaan dan Kesehatan.
Kini proyek yang berlokasi di Pulau Manis – Belakang Padang tersebut terbengkalai kurang lebih dua bulan tidak ada pengerjaan sama sekali.






























