WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri membuka pendaftaran kepada PNS dan aparatur TNI/Polri untuk mengisi 16 jabatan di lingkungan Pemprov Kepri. Proses pendaftaran ditutup pada 7 Januari 2017.
Pengumuman ini disampaikan oleh Panitia Jabatan Tinggi Pratama Kepri melalui situs resmi www.kepriprov.go.id milik Pemprov Kepri.
Dalam pengumuman dengan nomor 001/PANSEL-JPTP/KEPRI/2016 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Arif Fadillah ini berjalan berdasarkan surat Gubernur Kepri, Nurdin Basirun nomor 2157 tahun 2016 tertanggal 14 Oktober 2016.
Ke-16 jabatan yang akan diisi tersebut adalah
1. Asisten Administrasi Umum,
2. Staf Ahli Bidang Pemerintah dan Hukum,
3. Staf Ahli Bidang Sosial Kesejahteraan Rakyat dan Pengembangan SDM,
4. Kepala Biro Organisasi dan Korpri,
5. Kepala Biro Administrasi Pembangunan,
6. Kepala Biro Administrasi Perekonomian,
7. Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung,
8. Kepala Biro Pemerintahan dan Perbatasan.
9. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan,
10. Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman,
11. Kepala Dinas Perhubungan,
12. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral,
13. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan,
14. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan,
15. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset,
16. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulan Kebakaran.
Jika melihat daftar 16 posisi yang kosong dan tengah dicari oleh Gubernur Kepri ini. Maka ada beberapa jabatan yang tidak ikut dilelang. Dalam analisa WartaKepri, jabatan yang tidak dilelang diantaranya.
1. Dinas Perikanan
2. Dinas Pendapatan Daerah
3. Kabiro Umum dan Perlengkapan
4. Dinas Koperasi UKM
5. Bapeda
6. Dinas Pariwisata.
7. Badan Pemberdayaan Perempuan
Jika melihat batas waktu pendaftaran dan pengumuman di layanan Website Kepriprov.go.id yang dipublikasi 1 Januari 2017, maka otomatis waktu dan kesempatan calon kadis yang akan mendaftar sisa 5 hari kerja, karena pendaftaran per tanggal 7 Januari 2017 merupakan hari Sabtu.
Proses lelang jabatan ini menjadi tanda tanya, karena beberapa minggu sebelum tutup tahun 2016, Gubernur Kepri telah melantik sejumlah pejabat. Namun, apakah posisi yang pejabat sudah dilantik kemaren, posisinya masuk dalam lelang awal tahun ini? (matakepri/dedy swd)






























