Presiden Jokowi Hanya Blusukan ke Galang, Hoax Sebut Mau ke Mall di Batam

496
Rakor Penyambutan Presiden Jokowi ke Galang

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, pada Kamis (23/3/2017) lusa. Dalam rapat koordinasi persiapan penyambutan digelar Pemerintah Provinsi Kepri di Graha Kepri, Batam, Selasa (21/3/2017).

Hadir dalam rapat ini, Protokol Presiden, Yusuf dan menyatakan bahwa orang nomor satu di Negeri ini akan melakukan serangkaian kegiatan ditiga titik.

” Beliau ingin melihat progres pembangunan jembatan yang pembangunannya pada 2015 lalu. Tidak ada acara seremonial disana,” kata Yusuf.

Honda Capella

Demikian juga dengan kegiatan di Kecamatan Galang. Presiden direncanakan menemui masyarakat dan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Usai melakukan kegiatan di Kecamatan, beliau rencananya akan mencoba kuliner di sekitar Pulau Rempang dan Galang.

” Sorenya, Presiden dan rombongan direncanakan untuk terbang ke Sibolga, Sumatera Utara untuk melanjutkan kunjungan kerjanya,” terangnya lagi.

Sementara Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dalam rapat tersebut mengatakan, kedatangan Presiden untuk meninjau pembangunan bendungan Sei Gong, di Pulau Galang, Batam.

” Beliau ingin melihat secara langsung pembangunan bendungan tersebut,” kata Jumaga usai rapat koordinasi.

Pembangunan bendungan itu sendiri, lanjut politisi PDI Perjuangan ini diharapkan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat setempat.

Dalam rapat koordinasi ini, hadir Sekretaris Daerah Arif Fadilah, Wakapolda Kepri Brigjen Didi Haryono, Danrem 033/WP, Brigjen TNI Fachri, Kabinda Yulius Selvanus. Hadir juga Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad dan perwakilan BP Batam.

Sebelumnya, beredar kabar melalui pesan media sosial menyebutkan kalau Presiden Jokowi ke Kota Batam akan menginap, melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, atau blusukan ke Mall.

Tentu dengan penjelasan protokoler Presiden diatas, informasi di WA dapat dikatakan Hoax.(dedy/patrik). foto istimewa WA Group

FANINDO