Media Gathering ATB 2017, Dalam Sehari Air ATB Dicuri Setara 8000 Truk Tangki

263

WARTAKEPRI.co.id, BATAM‎ – Sebanyak 22 wartawan di Kota Batam diundang menjadi peserta Media Gathering 2017, yang diselenggarakan oleh PT Adiya Tirta Batam, Sabtu (6/5/2017) pagi.

Kegiatan yang menjadi program kerja Community Corporate PT ATB ini, diawali dengan kunjungan yang diterima langsung oleh ‎Vice President Director ATB Zulkhairi Pasuni‎, bersama sejumlah direksi dan manajer di Instalasi Waduk ATB di Mukakuning Batam.

Menurut, ‎Enriqo Moreno, Corporate Communication,‎ kegiatan ini diikuti wartawan dari media cetak, televisi, radio dan media online. Total wartawan yang hadir 22 orang. 

” Adapun kegiatan Media Gathering 2017 ini, diawali pengenalan tentang kinerja PT ATB di Instalasi ATB Mukakuning, dan akan diakhiri dengan Game di Palm Spring Nongsa,” papar Enriqo.

Sementara itu, ‎ Zulkhari Wadirut PT ATB‎ menjelaskan kalau kinerja produksi air ATB tahun 2016, merupakan kinerja yang terbaik. Dimana, kebocoran air 15 persen dan terbaik se Indonesia, dengan rata rata di luar Batam posisi 30 persen kebocoran. Untuk produksi air tahun 2016, terbaik karena dibantu musim hujan selama 2016.

Dijelaskan juga, ATB yang pertama memiliki sistem control SCADA, yang memantau seluruh sistem produksi air dari Waduk hingga ke pelanggan rumah tangga.

Untuk jumlah pelanggan, kini jumlah pelanggan ATB mencapai 260 ribu tahun 2017, dan target pelanggan posisi 350 ribu di tahun 2020.

” Pertumbuhan penduduk Batam sangat tinggi, dan diperkirakan akan terus bertambah hingga tahun 2020. Bertambah penduduk ini sudah pasti membutuhkan sambungan air, jika demikian dibutuhkan waduk baru. Namun, kita terkendala mau membangun waduk atau WTP dengan nilai Rp 60 miliar, tapi kontrak kerja kami dengan BP Batam berakhir tahun 2020. Jadi, kami serahkan lagi ke pemerintah, bagaimana terbaiknya,” papar Zulkhairi Pasuni‎.

Sementara itu,‎ Manager Non Revenue Water (NRW) Sadma Lastyanta‎ memaparkan tentang sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang memiliki ketepatan teknologi memantau produksi, penyaluran dan memantau kebocoran air melalui sistem komputerisasi yang terpantau 24 jam.

” Untuk bocoran, dalam produksi kerja 2016 pada angka 15 persen sehari, itu setara dengan 8.000 truk tanki air bocor atau dicuri dalam ‎sehari,” papar Sadma.

Dalam sesi tanya jawab, pihak ATB menjelaskan sejak awal produksi dan mengembangkan usaha, nilai investasi sudah mendekati Rp 1,7 Triliun, dimana ATB telah berkontribusi pajak Rp 800 miliar selama ini ke negara.‎

Wajar Ngak Tarif ATB Naik

Berkaitan dengan naiknya tarif listrik, pihak ATB mengaku sejak ‎ 2011, tarif tidak mengalami perubahan.

” Dengan tarif PLN yang naik saat ini, kami juga ada mengajukan ke pihak BP Batam. Namun, belum disetujui. Pertanyaannya, wajar ngak kalau tarif ATB naik juga, yang mana tarif terendah saat ini Rp 700 per kubik, dan rumah tangga Rp 2000 per kubik,” papar Enriqo berbalik tanya ke Wartawan. (dedy swd)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel