Kadiskominfo Anambas Kecewa Fasilitas Wifi Nusantara Gratis Menggunakan Password saat Login

1384
Kadiskominfo Anambas Kecewa Fasilitas Wifi Nusantara Gratis Menggunakan Password saat Login

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Sejumlah jaringan Internet di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur menggunakan Password atau kata sandi untuk sebelum dapat akses jaringan internet. Padahal, itu tujuan Pemerintah Pusat terkait adanya Internet Gratis untuk mensejahterakan masyarakat di bidang Informasi di Daerah Daerah terluar Perbatasan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kepulauan Anambas Jeprizal menyayangkan adanya beberapa Titik Sekolah atau Puskesmas serta di tempat Wisata yang ada di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, Minggu (20/5/2018).

Jeprizal berpesan Kepada Admin yang ditunjuk untuk membuka dan melepaskan pasword Wifi Jaringan tersebut, tujuan bantuan akses Intenet Gratis untuk Sekolah, Tempat Wisata maupun Puskesmas itu juga diperuntukkan Warga umum yang ada di sekitarnya.

Sementar Internet Gratis tersebut tidak diperbolehkan menggunakan kata Kunci harus di Buka Passwordnya atau aksesnya alias membebaskan Para Pengguna menggunakan Internet Gratis Tersebut dan dilarang Sekolah mempasword jika ada 2 Access Point satu harus dilepaskan (WiFi Nusantara) satu WiFi lagi digunakan untuk sekolah.

Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengecek dan mengkonfirmasi titik yg mendapat Akses bantuan Internet Geratis dari Kementrian Kominfo – BP3TI dan jika menemukan adanya Internet Geratis yang BerPassword maka pihaknya akan memberikan Surat Teguran bahkan akan mengusulkan untuk memindahkan ke Titik Sekolah atau Areal Publik yang membutuhkan,
tegas Jeprizal dijumpai saat Safari Ramadhan di Desa Genting Pulur.

” Dan disampaikan lagi oleh Jeprizal jika apa bila Sekolah tersebut akan melakulan Ujian Online atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Ujian Sertifikasi Guru dengan menggunakan Wifi Nusantara atau Keperluan Lainnya untuk kepentingan Sekolah maka diperbolehkan untuk mengunakan keseluruhannya dan setelah selesai kegiatan tersebut maka Wajib mengembalikan kembali atau membuka akses tersebut sehingga masyarakat bebas menggunakannya kembali tanpa Sandi dan Password,” tutur Jeprizal kembali.

Jeprizal juga berpesan Kepada seluruh Sekolah dan tempat tempat Umum yang memiliki Jaringan Internet Gratis dari BP3TI-BAKTI Kemkominfo Republik Indonesia agar memperhatikan Terkait Listriknya supaya hidup terus sehingga Pemakaian maksimal dan sesuai apa yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat dan Jika Listriknya mati dikarenakan PLN maka pihaknya tidak akan mempermasalahkan dan jika mati dikarenakan pihak Sekolah maupun pihak lainnya lalai dalam pengisian Voucer Listrik maka pihak Diskominfo akan memberikan surat pemberitahuan untuk memaksimalkan penggunaan akses bantuan Internet tersebut.

Apa bila hal ini tidak di indahkan oleh Pihak Sekolah maupun Puskesmas serta Pihak Lainnya yang memiliki Internet Geratis dan jika dari hasil Monitoring Trafik Monitoring Pemakaian yang dilakukan oleh BP3TI – BAKTI tidak maksimal maka Pihaknya Diskominfo bisa saja merelokasikan ke Sekolah serta ke Puskesmas yang membutuhkan atau diturunkan Bandwitch dan akan diusulkan oleh Diskominfo nantinya. (Mad)

Honda Capella