WKTV: Duka Hamidi 20 Juta Tunai Terbakar dan 5 Warga Dimintai Keterangan di Polsek Batam Kota

Penyebab Kebakaran Ratusan Rumah Ruli Baferly Kampung Belian Batam Kota

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Polresta Barelang masih memperdalam apa penyebab kebakaran yang meratakan ratusan rumah warga di RT 05/RW 28, Kampung Belian, Batam Kota, Provinsi Kepri, Sabtu (14/7/2018). Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 03.00 WIB, saat seluruh warga terlelap tidur.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki turun langsung ke lokasi. Dia mengatakan bahwa tenda yang didirikan petugas kepolisian untuk menampung bantuan kepada para korban kebakaran. Kepolisian juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menyalurkan bantuan makanan untuk warga.

KPU KEPRI

Hengki menambahkan, sejauh ini belum ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kepolisian, sambung Hengki, juga sedang menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran.

Selain Kapolresta, Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriadi juga turun ke lokasi. Mudji mengatakan bahwa, sejauh ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti rumah yang terbakar.

” Saat ini masih proses pendinginan lokasi oleh petugas pemadam kebakaran,” ujarnya. Dari pendataan sementara yang dilakukan polisi, sekitar 370 rumah di RT 05/RW 28 Kampung Belian dilahap si jago merah.

Penjelasan Ketua RT 03 Rumah Liar Kampung Belian Batam Centre

Anima Ketua RT 03 RW 28 Ruli Kampung Belian mengatakan kebakaran diperkirakan terjadi pagi dini hari sekitar pukul 03.05 WIB, dimana warga dikejutkan dengan teriakan warga bahwa ada kebakaran yang bersumber dari salah satu rumah warga.

” Kita belum tahu pasti penyabab kebakaran itu. Tetapi 5 orang saksi dari warga sudah dibawa dan diperiksa oleh Reskrim polsek Batam centre,” jelas Anima

Selain menjelaskan ada yang telah diperiksa, Anima sudah menjelaskan saat ini, Sabtu (14/7/2018) siang, bantuan sudah ada datangan dari pemerintahan setempat. Ada Baznaz dan warga perumahan Bufferly, berupa sejumlah uang, baju bekas, beras nasi bungkus dan obat obatan yang dibutuhkan.

” Tetapi masih sedikit dari jumlah warga sebanyak 192 KK atau 600-an jiwa termasuk anak anak,” jelas Anima.

Sebagai ketua RT, Anima berharap instansi terkait dapat memberikan bantuan dan solusi untuk beberapa hari kedepan dimana barang barang telah ludes semua terbakar.

” Kebakaran ini menyisakan duka yang sangat mendalam bagi warga kami tak satupun barang yang bisa kami selamatkan,” ungkapnya.

Salah satu warga yang dijumpai awak media Hamidi mangaku mengalami kerugian sebesar 60 juta dimana terdapat uang tunai 20 juta dan produk usahanya berupa tasbih, gelang yang terbuat dari kayu Kauka habis terbakar.

Sahapudin ketua Lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan belian mengatakan saat ini pemerintahan Kota Batam melalui Dinas Sosial telah mendirikan Posko pelayanan kebakaran Ruli Baferly di Area Kantor Dispenda Kota Batam, yang bersebelahan dengan lokasi kebakaran.

” Kami berharap pemerintah terkait dapat memperhatikan keluarga korban kebakaran ini sprti tempat tinggal makanan, kebutuhan sekolah anak anak dan persedian obat obatan,” jelas Sahapudin.

Sampai berita ini diturunkan belum tahu pasti penyebab kebakara karena masih dalam penyidikan pihak berwajib.(*)

Tulisan: Amrullah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO