Butuh Dana 12 Miliar Rupiah Umtuk Peremajaan Jaringan Pipa PDAM Tirta Karimun

656

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sudah terlalu lamanya usia pipa Perusahaan Air minum Daerah (PDAM) Tirta Karimun, sehingga sering terjadinya kebocoran pada pipa yang sudah lapuk tersebut.

Saking sudah terlalu lamanya, tanpa ada penyebab pasti Dalam waktu satu bulan kebocoran dapat terjadi hingga tiga kali. Hal tersebut berimbas pada para pelanggan menjadi tidak dapat menggunakan air bersih selama perbaikan dilakukan. Dimana Perbaikannya pun terkadang membutuhkan waktu hingga sepekan.

Saat di konfirmasi terkait kebocoran pipa PDAM, pada jum’at (28/9/2019) Direktur Utama PDAM Tirta Karimun Indra Santo menjelaskan bahwa, usia pada jaringan pipa yang menghubungkan saluran air kepada rumah warga atau para pelanggan sudah cukup lama, yaitu di atas 20 tahun. Pipa tersebut dibangun sejak tahun 1999 lalu, satu bulan bisa mengalami kerusakan. Sehingga sangat mengganggu pelayanan.

“Guna mengatasi permasalahan kebocoran pipa tersebut, pihaknya Akan meremajakan jaringan pipa utama penyaluran air bersih,” terang Indra.

Lanjut Pria asal kundur Tanjung Batu tersebut juga menegaskan bahwa, Jaringan pipa yang paling utama dilakukan peremajaan tersebut yaitu pada pipa transmisi I yang menyalurkan air dari Sei Bati ke Bukit Tiung atau sepanjang sembilan kilometer. Pasalnya kondisi pipa induk ini yang kondisinya cukup parah. Selanjutnya selain kualitas pada jaringan pipa, penyaluran air juga harus diimbangi dengan kekuatan dari pompa.

“Untuk Perkiraan budget dianggarkan Hingga mencapai Rp 12 miliar, Agar lebih efektif, juga perlu pemasangan jembatan jaringan di transmisi II yakni jaringan pendistribusian saluran air dari Sei Bati ke Bukit tembak dan Transmisi III dari Sei Bati Teluk Uma,” ungkap Pria berkumis tersebut.

Diketahui, Pada transmisi II dan III tersebut, untuk perbaikan aksesoris atau jembatan pipa. Untuk satu jembatan pipanya sendiri, Dibutuhkan dana minimal sebesar 40 juta, dimana tranmisi II, terdapat 5 Jembatan Pipa serta Transmisi III sendiri terdapat 4 Jembatan Pipa.

Sementara itu, untuk kondisi pipanya sendiri masih dapat bertahan selama 10 tahun kedepan. Diharapkan agar segera terealisasi perbaikan jaringan guna mencukupi kebutuhan akan air khususnya di wilayah Bumi berazam.(*)

AMS

Honda Capella