Wartakepri.co.id, Anambas – Kabupaten Kepulauan Anambas direncanakan akan dibangun pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga disejumlah pulau besar yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.Rabu, 4/9/2019.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan BBM yang diakibatkan tidak adanya Depo Pertamina di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Abdul Haris. SH, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, kalau dibangunnya pangkalan BBM satu harga merupakan salah satu solusi dalam mengantisipasi kelangkaan BBM.
“Tak dapat dihindari kelangkaan BBM dapat terjadi di Anambas apabila memasuki musim utara, dan salah satunya adalah dibangun pangkalan BBM satu harga,”ujar Haris dikediamannya.
Ia menyebutkan, bahwa saat ini baru ada satu Pangkalan BBM satu harga yang berada di Letung Kecamatan Jemaja. Namun demikian itu hanya mampu mengkaper masyarakat di tiga kecamatan saja yakni Kecamatan Jemaja, Jemaja Timur dan Jemaja Barat saja.
“Tentu harus dibangun dibangun didaerah seperti dipulau-pulau besar yang ada seperti Siantan dan Palmatak,”jelasnya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berkali menyampaikan persoalan ini, kepada pemerintah pusat dan saat ini baru mulai ada titik terang.
“Syukurlah persoalan ini sudah mulai ada titik terang, baru-baru ini tim dari Kemenkomaritiman telah datang untuk melakukan survei dimana lokasi pembangunan Depo Pertamina tersebut dilaksanakan.ucap Haris.
“Rencananya titik lokasi pembangunannya di Teluk Durian, kemaren tim telah turun untuk melakukan survei,’bebernya lagi.
Ia mengutarakan, yang menjadi pemicu utama penyebab belum dibangunnya Depo Pertamina di Anambas adalah belum sampainya Kuota pemakaian di Anambas dengan kouta yang ditetapkan oleh pertamina yaitu sekitar 80.000 penggunaan sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas baru ada sekitar 70.000 penggunaan, ucapnya.
‘Jika harus menunggu kuota itu tercukupi sampai kapan baru dibangun Depo, maka dari itu pemerintah terus mendorong agar hal ini dapat terealisasi dan dapat di rasakan oleh masyarakat dan para nelayan yang ada di Anambas,”tutupnya.
(Rama).

























