Gagalnya UAS ke Anambas Sebab Asap Berujung Tuntutan Materi dan Inmaterial

Ustad Abdul Somad dan Lion Air





WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas berencana akan mendatangakan Ustadz kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) dan akan mengisi ceramah di Letung Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (19/9/2019).

Kegiatan yang direncanakan awalnya pada tanggal 18 September 2019 mengisi tausiyah di lapangan Bola Letung, Anambas, gagal terbang dikarenakan kabut asap yang sangat tebal hampir di seluruh wilayah Kepri. Kemudian diusahakan di undur pada tanggal 19 September 2019 keesokan harinya.

Namun lagi lagi pesawat jenis PK 72 milik Lion jenis pesawat Wings Air lagi lagi gagal terbang dengan alasan kabut asap diwilayah Bandara Batam dan di wilayah Bandara Letung masih diselimuti kabut asap yang sangat tebal. Akhirnya kegiatan mendatangkan Ustadz Abdullah Somad (UAS)ke Jemaja dipastikan batal.

Rencana tersebut diwacanakan selesai sholat isya yang bertempat di lapangan sepak bola kelurahan Letung, kabar kedatangan UAS ini sudah santer terdengar sampai ke pelosok negeri dan masyarakat pun menyambut baik atas kedatangan beliau.

Kedatangan UAS di Jemaja ini akan menjadi mimpi yang nyata bagi masyarakat untuk bertemu langsung, berbagai persiapan penyambutan sampai persiapan tempat acara sudah di siapkan sebaik mungkin. Namun kenyataan berbicara lain, di sela sela penantian masyarakat atas kedatangan UAS.

Mudahir Ketua KNPI Jemaja

Dikabarkan UAS batal ke Jemaja akibat pesawat Wings Air yang ditumpangi nya gagal terbang akibat kabut asap yang semakin menebal. Berita ini berjalan dengan cepat secara berantai dan sontak membuat masyarakat kecewa.

 

Mudahir Ketua KNPI Jemaja yang di jumpai mengatakan saya sangat kecewa atas batal nya UAS datang kesini, padahal dari KNPI Jemaja sudah siap untuk menyambut kedatangan beliau di bandara Letung, kalau UAS tidak datang hari ini, saya berpikir entah kapan ia akan bisa datang kesini mengingat kesibukan yang beliau mimiliki.

Masih menurut Mudahir apabila kabut asap di Letung ini kiriman dari Riau, maka Pemrov Riau dan perusahaan yang membakar lahan harus bertanggungjawab kepada masyarakat Anambas dan harus memberikan kompensasi atas kerugian inmateril maupun materil,”ucap Mudahir kepada wartakepri.co.id.(Rama)

Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA