Simak PUISI OHHHHH WAMENA Rumah Hitam Batam, Malam Peduli Amal Wamena Kedua Terkumpul Rp 17,8 Juta

Simak PUISI OHHHHH WAMENA Rumah Hitam, Peduli Amal Wamena Yayasan Panyambuang Lidah Batam





WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Yayasan Penyambung Lidah Urang Minang sukses menyelenggarakan kegiatan Malam Amal Peduli Wamena “Duka Mereka adalah Duka Kita”. Kegiatan bertajuk Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang, Jumat (11/10/2019) malam menghimpun donasi sebesar Rp17,8 juta.

Acara yang dipusatkan di kawasan SP Plaza Batuaji ini ramai dikunjungi masyarakat Minang yang ada di daerah Batuaji, Sagulung, dan sekitarnya.

Panitia Malam Amal Peduli Wamena Penyambuang Lidah Urang Minang dan Insan Seni Minang Batam

Mereka membaur untuk mengumpulkan donasi bagi warga Minang yang ada di Wamena, Papua. Selain warga, juga hadir sesepuh dan tokoh masyarakat Minang, di antaranya Fauzi Bahar, M Al Ichsan, Antoni Lendara, sejumlah pengurus Ikatan Keluarga Kemasyarakat,

Hadir juga Walikota Batam diwakili Raja Asman, Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Rudi Sakyakirti yang juga Pengawas Yayasan Penyambung Lidah Urang Minang. Hadir juga sejumlah anggota DPRD Provinsi Kepri dan Kota Batam di antaranya Muh Syafi’i dan Fadli.

Kegiatan amal ini juga dimeriahkan pembacaan puisi oleh seniman dari Rumah Hitam Batam. Puisi tersebut menceritakan keprihatinan atas apa yang terjadi di Wamena, Papua.

Puisi itu seakan menghanyutkan suasana. Warga terenyuh atas musibah yang menimpa saudara-saudara mereka di Papua. Acara ini juga dimeriahkan oleh Insan Seni Musik Minang.

Tak ketinggalan artis Nazam Sikumbang membawakan lagunya tentang Wamena dan juga lagu dari artis Yulilika.

Rudi mengatakan, Yayasan Penyambung Lidah Urang Minang baru 3 bulan berdiri. Kegiatannya lebih pada kegiatan sosial. Selain itu juga fokus menjadi orang tua asuh dan saat ini punya anak asuh sebanyak 38 orang.

“Kita bantu beri beasiswa untuk pendidikannya dari tingkat SD, SMP dan SMA,” ujarnya. Rudi mengatakan, malam amal ini merupakan kegiatan kedua. Mudah-mudahan malam ini kita bisa menghimpun dana untuk membantu saudara-saudara kita di Wamena.

Raja Asman, mewakili Walikota Batam mengatakan, apa yang terjadi di Papua mengetuk hari kita. “Kita satu perasaan. Kita ikut merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita yang ada di Wamena. Ini mengetuk hati kita untuk membantu saudara-saudara kita di sana,” ujarnya.

SIMAK PUISI OHHHHHHHHHHH WAMENA…

Tokoh masyarakat Minang Fauzi Bahar juga menyampaikan keprihatinannya atas apa yang terjadi di Wamena, Papua. Fauzi bahar mengajak semua yang hadir agar membantu masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang ada di Wamena.

“Kekompakan kita tidak hanya pada pada kampung halaman kita saja, tetapi juga untuk saudara-saudara kita yang ada di luar sana. Saat wilayah kita di-guncang gempa beberapa waktu lalu, banyak warga Minang yang ada di perantauan menyumbangkan donasi. Ini saatnya kita juga membantu saudara-saudara kita yang ada di Wamena,” ujarnya.

Dikatakan, membantu tidak harus besar, yang penting ada sumbangsih yang dapat kita berikan. “Misalnya kita mau menyumbang untuk pembangunan masjid. Kita hanya bisa membantu satu sak semen, maka nilai pahalanya sama seperti membangun masjid tersebut,” pungkasnya. Fauzi Bahar ikut menyumbangkan donasi sekaligus menerima penyematan tanjak dari Rumah Hitam dalam kegiatan malam amal tersebut.

Pengumpulan dana peduli Wamena ini merupakan yang ke dua kali digelar. Kegiatan pertama digelar pada Senin (7/10/2019) malam terkumpul donasi Rp 18.3 juta. Dan, pada kegiatan kedua terkumpul Rp 17.8 juta. Sebuah nilai yang cukup banyak terkumpul dari tokoh dan masyarakat yang hadir. Panitia mengajak seluruh masyarakat berdonasi dengan membeli kupon permainan hiburan KIM.

” Setiap kupon yang diberli 100 persen disumbangkan ke Wamena. Begitu juga seluruh panitia dan pengisi acara yang terlibat dan dipakai adalah gratis alias tidak meminta honor,” jelas pantia.

Rencananya, menurut Ketua YPL Zulfahmi untuk kegiatan ketiga Malam Peduli Wamena akan digelar sekitar simpang KDA Batam centre, dengan konsep dan kegiatan yang sama, pada minggu depan atau akhir oktober 2019.

“Semoga yang kegiatan ketiga akan lebih membludak yang hadir. Selain berdonasi kita juga bisa malapeh taragak mendengarkan lagu lagu minang yang sangat menghibur dalam permainan KIM,” terang Zulfahmi mengakhiri. (war/dedy)

Editor: Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA