Tahun 2020 Bangun 3 Tower Baru di Tiga Desa di Anambas
WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Bantuan Kementrian Kominfo untuk meningkatkan akses telekomunikasi jauh meningkat di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Kendati demikian, saat ini masih terdapat sejumlah daerah yang belum dapat menikmati akses telekomunikasi oleh masyarakat ini dengan Jumat, (18/10/2019).
Masyarakat di Anambas adalah poros terdepan Indonesia namun masih belum merasakan merdeka signal seperti yang dijanjikan dalam slogan dan iklan.
Jeprizal.S.Kom Kepala Dinas Kominfo Anambas saat di konfirmasi mengatakan bahwa, saat ini bantuan Kementerian untuk akses internet cukup maksimal. Karena saat ini pemerintah pusat membantu khususnya Anambas sebanyak 25 titik akses internet pada tahun 2019 ini.
“Kita menjadi salah satu diantara 131 Kabupaten Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang paling banyak mendapatkan bantuan,”ujar Jeprizal.
Masih Jeprizal menurutnya, dari 25 titik tersebut saat ini 19 diantaranya dalam tahap pemasangan. Pemerintah daerah sendiri mengusulkan sebanyak 93 titik untuk mendapatkan akses internet, namun yang disetujui Pusat hanya 25 titik.
“Kita usulkan itu 93 titik, namun diakomodir 25 titik sisanya seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Kantor Desa yang masih belum terakses kembali akan diusulkan,”paparnya.
Saat ini daerah disarankan untuk meminta bantuan saja, namun disarankan berinovasi, salah satunya dengan jalan memberdayakan BUMDes yang ada di masing masing Desa yang ada di Anambas.
“Dengan hadirnya Palapa Ring Barat (PRB) kita dapat merubah menset Desa untuk dapat memanfaatkan PRB yang dikelola oleh BUMDes, nantinya”paparnya lagi.
Selain dari itu tambahnya, sebagai daerah 3T pihaknya tetap meminta bantuan pusat sehingga akses telekomunikasi dapat merata disemua Desa yang ada di Anambas yang identik dengan pulau yang terpisah.
“Kita juga meminta kepada operator untuk memperkuat layanannya sehingga akses telekomunikasi semakin membaik,”tuturnya.
Pada kesempatan itu ia menyampaikan, pada tahun 2020 mendatang, sudah terbangun tower di Desa Teluk Bayur, Desa Teluk Durian, di Kecamatan Palmatak, dan di Desa Batu Berapit di Kecamatan Jemaja.
“Pada tahun 2020 operator seperti Smartfren, Telkomsel, dan XL berjanji kepada pemerintah daerah untuk memperluas layanannya dengan dibangunnya backbond oleh Moratel,”tutupnya.(Rama).
























