Terima Tantangan Kadin Kepri, Soerya, Isdianto, dan Lukita Siap Wujudkan Ekonomi 7 Persen di Batam dan Kepri

Terima Tantangan Kadin Kepri, Soerya, Isdianto, dan Lukita Siap Wujudkan Ekonomi 7 Persen di Batam dan Kepri





WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Komitmen memajukan pembangunan ekonomi di Kota Batam dan Provinsi Kepri Umum menjadi salah satu syarat Kadin Provinsi Kepri untuk dan akan beri dukungan kepada calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Kepri 2020 mendatang. Dan, pada Jumat (1/11/2019) pagi, komitmen tiga bakal calon kepala daerah menjawab tantangan Kadin Kepri dan Kadin Kota Batam untuk menandatangani Kontrak Politik untuk menciptakan Pertumbuhan Ekonomi 7 persen di Kepulauan Riau.

Tiga bakal calon kepala daerah tersebut, yakni Soerya Respationo dan Isdianto yang akan maju di Pilkada Kepri, serta Lukita Dinarsyah Tuwo yang akan maju dalam Pilwako Batam. Ketiga bakal calon kepala daerah tersebut, menandatangani kontrak politik di Graha Kadin, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Jumat (1/11/2019).

“Pagi ini sekitar pukul 09.00 WIB, ketiga bakal calon yakni Bapak Soerya Respationo, Bapak Isdianto, dan Bapak Lukita datang ke kantor kita dan akan menandatangani kontrak politik pertumbuhan ekonomi 7 persen,” jelas Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Ahmad Ma’ruf Maulana.

Lukita telah menyatakan kesediaannya untuk membuat kontrak politik pertumbuhan ekonomi dengan Kadin. Bahkan di awal deklarasi maunya Lukita, mantan Kepala BP Batam ini sudah berkomitmen untuk memajukan ekonomi Batam.

Lukita juga mengatakan akan mengembalikan kejayaan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional. “Batam adalah garda depan Indonesia. letaknya strategis. Dengan posisinya dan kelebihan yang dimiliki, kami berkomitmen mengembalikan kejayaan Batam,” ujar Lukita.

Diberitakan sebelumnya, kondisi perekonomian di Batam dan Kepri saat ini memunculkan kekhawatiran bagi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kepri (Kepri) dan beberapa kadin di bawahnya.

Mengingat, apabila prediksi di bawah 5 persen ini benar-benar terjadi, maka akan mempengaruh berbagai sektor.

“Kadin Provinsi Kepri dan seluruh jajaran di bawahnya, sangat khawatir. Apabila pertumbuhan ekonomi berada di bawah persentase tersebut, tentunya akan mempengaruhi berbagai lini sektor perekonomian. Di antaranya, sektor property, Industri, hingga mall dan perhotelan. Dan tentunya, akan mengalami ketidaksesuaian dari apa yang akan diharapkan,” terang Ma’ruf.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya ‘menantang’ para calon-calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan maju di Provionsi, Kota maupun Kabupaten, untuk bisa membikin pertumbuhan ekonomi di Kepri diatas minimal 7 persen. (*)

Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA