Tim Satgas Pangan Karimun Minta Pedangan Cegah Panic Baying dengan Batasi Pembelian Sembako – WartaKepri.co.id
336 views

Tim Satgas Pangan Karimun Minta Pedangan Cegah Panic Baying dengan Batasi Pembelian Sembako





WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Guna mencegah terjadinya pembelian sejumlah bahan pokok yang melebihi batas kewajaran, serta menjaga ketersedia sembako agar tetap stabil di tengah wabah virus corona atau Covid-19, Jumat (20/03/2020), Tim Satgas Pangan dari Polres Karimun dan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan ESDM Kabupaten Karimun melakukan sidak ke beberapa minimarket (swalayan), pasar dan agen distributor sembako untuk memastikan stok kebutuhan pokok dan memantau harga.

Pada kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono bersama dengan lima anggotanya tersebut, juga menggandeng instansi terkait lainnya seperti Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan ESDM Kabupaten Karimun dengan jumlah empat orang.

“Berdasarkan surat edaran bernomor 510/DISDAGKOP.UKM&ESDM/III/105/2020 tertanggal 19 Maret 2020 tentang pembatasan pembelian sejumlah bahan pokok dibatasi demi menjaga stok di tengah wabah virus corona atau Covid-19,” terang AKP Herie sesuai menggelar konferensi pers di halaman Rupatama Polres Karimun.

Dirinya menyebut, selain itu juga menindaklanjuti surat Satgas pangan Mabes Polri nomor B 18723/ II tahun 2020, Tim Satgas pangan Polres Karimun juga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan ESDM Kabupaten Karimun, melakukan monitoring terhadap ketersediaan bahan pokok penting, komoditas bahan pangan lainnya, sehubungan dengan kebutuhan masyarakat.

“Pada kegiatan tersebut dilakukan pada empat gudang, empat toko serta dua pasar yang tersebar di pusat-pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polres Karimun,” pungkasnya.

Herie menuturkan, dari hasil kegiatan untuk ketersediaan bahan pokok masih dalam batas normal, dan tidak menemukan adanya masyarakat yang membeli kebutuhan dalam jumlah yang besar (panic buying).

“Sekaligus mengimbau kepada pemilik toko untuk melakukan pembatasan terhadap barang berupa beras, gula, Mie instan, dan minyak sayur. Beras itu maksimal 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak sayur 4 liter, dan Mie instan dua dus,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan isu virus corona, membuat masyarakat menjadi panic buying, terutama akan komoditas di tengah-tengah masyarakat. Sehingga dapat merugikan warga lain yang membutuhkan, terlebih mendekati bulan suci Ramadhan.

“Polri dalam hal ini Polres Karimun menyadari antisipasi dampak penyebaran virus Covid-19 ini merupakan tanggung jawab kita bersama yang memerlukan sinergi dan kerjasama dari pelbagai pihak, baik pemerintah daerah, para pelaku usaha, maupun masyarakat agar tetap tenang, tidak perlu belanja berlebihan, dan selalu menjaga kondisi kesehatan,” imbuhnya.(*)

Reporter : Aziz Maulana



PKP DREAMLAND
FANINDO
WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Pendapat Anda

336 views