Terbaru.. Kini Sidang Perkara di Pengadilan Karimun Digelar Secara Online, Ada Plus Minusnya – WartaKepri
363 views

Terbaru.. Kini Sidang Perkara di Pengadilan Karimun Digelar Secara Online, Ada Plus Minusnya

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, telah menggelar sidang perkara secara online sebanyak 4 kali, akibat wabah Covid-19. Hal tersebut dilakukan mengingat masa penahanan yang tidak dapat diperpanjang. Baik itu dengan sistem acara pemeriksaan singkat (biasa), maupun persidangan yang sudah mempunyai putusan inkrah atau bersifat final.

“Pihak Pengadilan Negeri Karimun beserta pihak Rutan, sangat menyambut baik dan positif untuk dilaksanakannya sidang secara online, dimana untuk para terdakwanya sendiri tidak lagi dihadirkan pada persidangan, akan tetapi disiapkan pada suatu ruangan khusus untuk dilakukannya persidangan secara online,” terang Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Karimun Hamonangan P. Sidauruk Kepada WARTAKEPRI.co.id, Jumat (27/3/2020).

Hamonangan menjelaskan, sidang online ini merupakan pilihan yang tepat guna menuntaskan perkara di tengah pandemi Covid-19. Terlebih, katanya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) dalam suratnya sudah melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari dalam Rutan.

Dengan merujuk dari surat edaran Sekretais Jenderal nomor SEK.03-OT.02.02 Tahun 2020, tentang pemberitahuan berdinas dari rumah (work from home), dilingkungan Hukum dan HAM, nomor PAS -08.OT.02/02 tahun 2020 tertanggal 17 Maret 2020, tentang pencegahan, penanganan, dan pengendalian Covid-19.

“Sebagai upaya kepastian hukum, dan tentunya juga kita menghindari batas penahanan, jadi sekaligus tidak melanggar HAM, dimana ini merupakan kejadian luar biasa sehingga hal Ini kami lakukan,” katanya.

Lebih dalam, Hamonangan juga menuturkan bahwa, pihaknya telah berinovasi untuk melakukan tahap II yang dilakukan secara online ini, dimana untuk menghindari para tahanan, terlebih tahanan anak-anak yang didampingi oleh para orang tua dan Balai Pemasyarakatan (BAPAS), sedangkan jaksa sendiri bekerja melalui kantor Kejaksaan.

“JPU hanya mengantarkan berkas berupa barang bukti, beserta surat tanda sehat dan juga surat terbebas dari Covid-19, semua upaya sudah dilakukan dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku dengan dukungan dari pelbagai pihak, dan dapat menjadi salah satu masukan kedepannya dan memperbaiki sistem yang ada,” pungkasnya.

Disinggung mengenai kendala yang ada selama proses persidangan secara online sendiri, Hamonangan menyebut terdapat perbedaan pendapat diantara beberapa pihak, terkait pelaksanaan KUHP. Jadi berdasarkan KUHP sendiri, terdakwa harus berada di ruang sidang, dan harus mengacu pada keabsahan dari pada sidang itu.

“Akan tetapi kita menyikapinya bahwa ini adalah kejadian luar biasa, dimana ini merupakan sifatnya kemanusiaan, selain itu kita juga berupaya untuk mencegah terjadinya interaksi yang berakibat pada tertularnya corona virus di ruang sidang,” ungkapnya.

Selain itu kendala yang ada kata Hamonangan yaitu masalah fasilitas sarana dan prasarana, terlebih sinyal atau jaringan internet yang digunakan pada persidangan.

“Bagaimana kedepannya permasalahan ini dapat diatasi dengan baik, bukan saja pada jaringan internet akan tetapi kita juga akan menerapkan aplikasi yang ada, guna dapat melakukannya, aplikasi dengan biaya yang terjangkau,” imbuhnya.

Dirinya juga merinci dengan diterapkannya persidangan dengan menggunakan sistem online ini, memiliki kelebihan efisiensi waktu pada saat persidangan akan lebih baik, selain itu juga tidak menghalangi kepastian hukum dari terdakwa itu sendiri.

“Mampu menyederhanakan sistem persidangan tersebut sehingga tidak bertele-tele, efisiensi, sistemnya dapat berjalan dengan baik, dan biaya lebih ringan (murah), kita juga tidak khawatir akan kekurangan para pegawai dengan kondisi berdinas dari rumah (work from home), kita tidak lagi menggunakan pengawalan dan bantuan dari pihak Kepolisian, sehingga persidangannya dapat berjalan dengan baik,” tutup Hamonangan.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA