Mencegah Penyebaran Corona di PN Batam, Sidang Menggunakan Teleconference – WartaKepri
425 views

Mencegah Penyebaran Corona di PN Batam, Sidang Menggunakan Teleconference

WartaKepri - Ketua PN Batam, Wahyu Iman Sentosa

WartaKepri - Ketua PN Batam, Wahyu Iman Sentosa

PKP DREAMLAND

WartaKepri.co.id, Batam –  Penggunaan teleconference di Pengadilan Negeri (PN) Batam merupakan hal baru, penggunaannya sendiri untuk kondisi mencegah penyebaran wabah Corona (COVID-19), Kamis (4/2/2020).

Ketua PN Batam, Wahyu Iman Sentosa mengatakan, pelaksanaan sidang secara online tersebut dilakukan sesuai surat Dirjen Badan Peradilan Umum Nomor 379/DJU/PS.00/3/2020, tertanggal 27 Maret 2020 yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Negeri seluruh Indonesia.

“Jadi nantinya terdakwa tidak dibawa keruangan pengadilan tetapi tetap disana disiapkan ruangan untuk mereka menggunakan teleconference juga, begitu juga jaksa penuntut umum nantinya akan membawa saksi keruangan kejaksaan juga menggunakan teleconference. Yang berada diruang sidang hanya hakim,” tuturnya.

Dengan menggunakan teleconference merupakan bentuk pencegahan dari virus corona, apa yang dilakukan pengadilan negeri batam tetap melaksanakan tugas seperti biasa tetapi caranya yang berbeda.

“Memang benar ada beberapa penyimpangan dari hukum acara, dalam KUHAP yaitu terdakwa tidak dibawa dalam ruangan sidang. tetapi dianggap seolah-olah ada diruang sidang,” sebutnya.

Diungkapkannya, sebenarnya teleconference ini di makamah agung bukan hal yang baru, yang awalnya makamah agung sudah mengenalkan ikot dan eligasi.sehingga sidang teleconfrens ini bagian dari icod tersebut.

“Tetapi payung hukumnya yang belum ada,” bebernya.

mengenai ke absahan, mengenai fakta hukum dipersidangan semua terekam jelas di persidangan teleconfrens ini, tidak ada yang berubah hanya ruangan saja yang berbeda tetapi makna dari subtansi semua tetap berjalan.

“Terdakwa bisa mendengarkan, terdakwa bisa melihat saksi dan menyampaikan juga bisa.karena disana juga menggunakan teleconfrens juga,”terangnya.

Karena sangant beresiko saat terdakwa dibawa ke ruang sidang, penyebaran covid ini. “entah pada saat dia datang keruang sidang maupun dia pulang akan sangat beresiko,” ungkapnya.

Teleconfren sendiri sudah dimulai sejak hari senin tanggal 30. itu sudah mulai sidang teleconfren. nanti sampai kedepan sampai waktu kita liat apakah ini sudah mereda baru kita akan tinjau kembali.

“Terkait komplain mengenai teleconfren ini pasti ada, ini sedikit yang baru tentu adanya sedikit komplai. Tetapi kita semua memaklumin, situasi seperti ini. ini berlangsung diseluruh indonesia. Bukan hanya di negri pengadilan batam,” tuturnya, ditambahkannya lagi,”Kami dari pengadilan batam tetap akan bertindak secara provesional, dengan adanya sedikit perubahan ini tidak mengurangi subtansi acara persidangan. Apapun keberatan hak-hak penasehat hukum ataupun terdakwa tetap diberikan seperti biasa. Tidak ada yang berubah, yang berubah hanya tempat dan tata caranya yang berubah”.(vero aditya)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA