WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Mandri Kartono memimpin langsung penyemaian tanaman hidroponik dengan jenis Sawi Pakcoy Jumat (8/5/2020).
Dengan lahan berukuran 6 meter X 6 meter persegi ini, dengan jumlah 576 lubang hidroponik terletak di Komplek TNI-AL, Mahesa, jalan Pendidikan Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.
Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono turut serta didampingi oleh Ketua Jalasenastri Cabang 6 Korcab IV DJA I Ny. Whiesse Mandri, Pjs. Paspotmar Lanal TBK Lettu Laut (P) Hendriyono, Paurlidkrim Pomal Lanal TBK Letda Laut (PM) Agus Susanto, dan Pengurus Jalasenastri Cabang 6 Korcab IV DJA I (Jalasenastri Lanal TBK) serta anggota Lanal TBK.
Seusai melaksanakan penanam Sawi jenis Pakcoy dengan sistem hidroponik, Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono menjelaskan bahwa, salah satu Pangkalan TNI AL yang melaksanakan kegiatan pertahanan laut, sekaligus dan keamanan laut serta melaksanakan Binpotnaskuatmar di Wilayah Kabupaten Karimun.
“Mako Lanal TBK siapkan aset untuk lahan pertanian dan perikanan dalam rangka ketahanan pangan guna menghadapi efek pandemi Covid-19 yang saat ini sedang mewabah khususnya di wilayah Kabupaten Karimun,” jelas Mandri Kartono.
Oleh sebab itu, kata Mandri guna menyikapi kekhawatiran dampak dari mewabahnya Covid-19 yang saat ini sedang berkembang, melalui Spotmar TBK, telah berupaya mengantisipasinya dengan cara menyiapkan asetnya untuk diolah menjadi lahan pertanian yang mampu mendukung ketahanan pangan.
“Dan hal ini tentunya menjadi perhatian serius bagi Pemerintah pusat, yaitu bapak Presiden Joko Widodo, hingga dilaksanakan oleh TNI AL,” ungkapnya.
Diungkapkannya, dengan memanfaatkan paham kosong yang ada di komplek perumahan untuk dijadikan green house tanaman hidroponik.
“Tentunya wabah covid-19 yang menyebar telah memberikan dampak terhadap ketersediaan bahan pangan, sehingga penyiapan lahan pertanian merupakan cara efektif untuk mencegah terjadi krisis pangan yang menjadi kebutuhan pokok manusia,” pungkasnya.
Besar harapan Danlanal Mandri Kartono untuk meningkatkan taraf hidup prajurit dan masyarakat yang mapan dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terkait ketahanan pangan guna menghadapi efek pandemi Covid-19 dalam rangka ketahanan pangan.
“Hal ini tentunya juga tidak terlepas peran serta ibu-ibu Jalasenastri, untuk setiap harinya dapat mengawasi sekaligus merawat, serta ketersediaan air, dan memang harus di rolling,” imbuhnya.
Selain dari pada penanaman dengan menggunakan sistem hidroponik, Mako Lanal TBK terus berupa mengatasi ketersediaan bahan pangan, melalui Perwira Staf Potensi Maritim (Paspotmar) Mako Lanal TBK, guna menyikapi dampak dari mewabahnya COVID-19 yang saat ini sedang berkembang, berupaya mengantisipasinya dengan cara menyiapkan asetnya, untuk selanjutnya diolah menjadi lahan perikanan yang mampu mendukung ketahanan pangan.
Oleh sebab itu, juga dilakukan Pilot Project Budidaya Ikan Air Tawar, dengan benih mencapai ratusan ribu ekor, merupakan hasil kerjasama antara Mako Lanal TBK dengan Balai Benih Ikan (BBI), Dinas Perikanan Kabupaten Karimun, yang terletak di Teluk Lekop, Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.(*)
Reporter : Aziz Maulana





























