Jawab Keresahan Warga 10 Tenaga Kerja SP II di Rapid Test Ulang

426

WARTAKEPRI.CO.ID, ANAMBAS – Menjawab keresahan sejumlah masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas terkait kedatangan 10 tenaga kerja Proyek pembangunan Jalan Selayang Pandang (SP) II di Kecamatan Siantan akhirnya ke 10 pekerja SP II dilakukan rapid test ulang dengan hasil non reaktif.

Tim Polres Kepulauan Anambas meminta kepada tim kesehatan Gugus tugas Covid-19 untuk melakukan rapid test terhadap 10 tenaga kerja tersebut, hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Hasilnya non reaktif setelah dilakukan rapid test. seluruhnya aman dan mereka terus melanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari,” ungkap AKBP Cakhyo Dipo Alam SIK selaku Kapolres Anambas melalui Kasatreskrim Iptu Julius M Silaen kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Julius Silaen mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menjawab keresahan sejumlah masyarakat terkait kedatangan tenaga kerja di Kabupaten Kepulauan Anambas dari Kota Tanjungpinang beberapa waktu yang lalu, yang mana diketahui bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas masuk kategori zona hijau hingga saat ini.

PKP HIMALAYA

“Setelah 14 hari menjalani isolasi mandiri, para tenaga kerja itu baru bisa melakukan aktivitas sebagai tenaga kerja di proyek pembangunan Jalan SP II di Kecamatan Siantan,” ucap dia.

Sedangkan, Baban selaku tim kesehatan Gugus tugas covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, tenaga kerja tersebut sudah dilakukan rapid test ketika tiba di Anambas pada tangga 14/5/2020 kemarin, namun untuk memastikan kembali, pihaknya mengakomodir agar dapat dilaksanakan pemeriksaan rapid test dan hasilnya sepuluh tenaga kerja tersebut non reaktif.

“Alat rapid test yang kita gunakan disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas , saat ini kita memilik sekitar 1000 unit Rapid Test, dan sebelumnya kita juga sudah salurkan rapid test ke masing-masing Puskesmas yang ada di Anambas, hal itu untuk menjawab jika ada hal hal yang memerlukan penggunaan Rapid Test” terangnya.

Tambahnya, para tenaga kerja ini tidak dibenarkan melaksanakan pekerjaan selama melaksanakan isolasi mandiri, jika mereka bekerja tanpa ada pemberitahuan kepada tim sebelum usai isolasi mandiri, maka akan dikembalikan ke daerah asalnya,” tegasnya. (Rama)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel