Kisah Keluarga Yuni dan Yuli Berujung Pukulan, Kasus Belum Diproses di Polsek Batuaji – WartaKepri
276 views

Kisah Keluarga Yuni dan Yuli Berujung Pukulan, Kasus Belum Diproses di Polsek Batuaji

Foto Istimewa

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pasangan Suami Istri (Ca-Yuni) diduga terlibat aksi pemukulan terhadap korban bernama Awaludin Ipar suami dari adik Yuni bernama Yuli.

Menurut Yuli istri korban, Kejadian pemukulan itu, Kamis (21/5/2020) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Yuni dan suami datang ke rumah adiknya Yuli di Perum Marina View Blok D.

” Atas perbuatan Yuni dan suami menyebabkan mata kanan awaludin lebam dan penglihatannya pun terganggu. Suami saya dibawa pemeriksa ke dokter,” kata Yuli, Sabtu (22/5/2020).

Kejadian ini bermula saat orang tua kami sakit keras dan harus segera mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Embung Fatimah Batam pada Kamis (21/05/2020) lalu.

Kakak tidak setuju Ibu di rawat di rumah sakit sehingga saya dan suami saya menjadi sasaran kemarahannya sekeluarga, padahal sudah dibicarakan sebelumnya.

” Namanya orang tua kita tidak mungkin dibiarin saja sakit, sebagai anak saya akan berbuat yang terbaik untuk ibu saya, alhamdulillah kesehatan ibu saya saat ini sudah beransur membaik,” tutur Yuli.

Mengutip penjelasan korban Awaludin, Yuli menceritakan saat mereka datang langsung mengeluarkan kata kata makian kepada saya dan memukuli secara tiba tiba.

” Tidak sempat membela diri setelah jatuh,” ungkap Yuli menceritakan kejadian yang dialami Alawaludin, saat di konfirmasi awak media.

Keributan akhirnya ditenangkan warga sekitar, bahkan polisi ikut menyelesaikannya.

Yuli menjelaskan setelah kejadian melapor ke Polsek Batuaji untuk menyelesaikan kasus pemukulan terhadap suaminya. Sampai sekarang belum ada itikat baik dari pelaku untuk membiayai pengobatan akibat ulahnya, dan menerangkan bahwa kakaknya bernama Yuni bekerja di instansi kesehatan di kota Batam.

Padahal sebelumnya kami telah memaafkannya dan bersedia menanggung biaya pengobatan suami saya, tetapi karena kami tidak dihargai dan pelaku tidak bertanggung jawab atas perbuatanya maka saya dan keluarga sepakat melaporkannya ke Polisi agar diproses secara hukum.

Yuli menambahkan sikap kakaknya yang arogan serta kesewanang terhadap keluarganya selama ini, sangat menyakitkan bagi Yuli. Atas kondisi ini, Yuli berharap polisi cepat memproses laporan kami dan berharap dapat memberi efek jera terhadap kakaknya.(*)

Tulisan : Amrullah

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA