Polda Kepri Bersama Bea Cukai Batam Amankan Empat Kurir 1 Kilogram Sabu

1178
Polda Kepri Bersama Bea Cukai Batam Amankan Empat Kurir 1 Kilogram Sabu

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau bersama Bea Cukai Batam, mengungkap tiga orang pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu yang diamankan melalui jasa pengiriman ekspedisi.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, dari hasil pengungkapan tersebut, empat orang kita amankan atas kerjasama yang baik dengan jajaran Bea Cukai Batam maka berhasil dilaksanakan atas tertangkapnya pelaku pertama pada (22/10/2020) yang lalu sekira pukul 10.00 WIB.

“Pelaku pertama berinisial NP, dari pelaku kita amankan barang bukti sabu yang disimpan di dalam kotak coklat dengan lima bungkus plastik bening seberat 522 gram,”kata Harry Goldenhardt, didampingi oleh Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Dasmin Ginting dan Kabid P2 Bea Cukai Batam Iwan Kurniawan, saat ekspose di Media Center Polda Kepri pada Senin (2/11/2020) siang.

Menurut Harry, adapun modusnya pelaku ialah mendapat informasi melalui pesan singkat WhatsApp dari SP untuk mengambil kiriman narkotika tersebut.

“Mereka para pelaku ini, diberikan upah yang diterima itu sebesar Rp 500 ribu per paket sekali jalan untuk satu orang,”tutur Harry Goldenhardt.

Harry mengungkapkan, tidak hanya sampai disitu, pada (25/10/2020) Ditresnarkoba bekerjasama dengan BC Batam juga berhasil mengamankan paket pengiriman berisi sabu.

“Dari paket ini dialamatkan ke saudara N dan didapatkan barang bukti sabu seberat 500 gram,”ungkap Harry.

Kemudian, Pada (28/10/2020) tim BC kembali lakukan penangkapan pelaku lainnya berinisial FR dan DS serta satu orang lagi berinisial R.

“Dari tangan kedua tersangka FR dan DS berhasil juga berhasil diamankan masing-masing narkotika jenis sabu dengan berat 500 gram, jadi totalnya 1 Kg gram,”jelas Harry.

Sementara itu, ditempat yang sama, ditambahkan oleh Kabid P2 Bea Cukai Batam, Iwan Kurniawan juga mengatakan, dari hasil penyidikan di lapangan, pelaku ini menggunakan jasa pengiriman atau ekspedisi dengan modus bahwa kepada agen pengiriman ini adalah paket makanan.

“Dari itu setelah dilakukan pemeriksaan X Ray dan K9, lalu mendapatkan disisi dinding kardus ada bubuk putih dalam yang di dalam plastik bening sebanyak dua kali dengan bungkus yang sama dan tujuan yang sama juga,”ungkapnya.

Selain itu, modus yang kedua yakni melalui KM Kelud yang dibawa langsung oleh pelaku masing-masing 500 gram yang disimpan didalam selangkangan.

“Maka kita dapatkan barang ini  berkat kerjasama dengan Ditresnarkoba Polda Kepri. Sebelumnya kita juga memiliki Tempat Penimbunan Sementara (TPS) barang dari semua agen pengiriman, yang mana sebelum barang kekuar dari Batam, kita akan lakukan pengecekan terlebih dahulu dengan Xray dan K9,

Atas kejadian tersebut, kepada pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun,” pungkasnya.(*)

Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA