Resmi Dilantik Wali Kota, Kerukunan Keluarga Lembata Batam Siap Dukung Program Pemerintah

77
Wali Kota Batam Muhammad Rudi lantik Pengurus Kerukunan Keluarga Lembata (Kekal) Batam. (Photo: Taufik/WartaKepri)

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pengurus Kerukunan Keluarga Lembata (Kekal) Kota Batam periode 2020-2024 resmi dilantik oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Aston Hotel Residence, Batam, Minggu (7/3/2021).

Usai dilantik, Ketua Kekal Batam, Sebastianus Lusi Langoday mengatakan organisasi warga Batam asal Lembata ini akan terus bersinergi dengan pemerintah.

“Sebagai masyarakat Batam kita siap berkolaborasi serta mendukung program pemerintah,” kata dia didampingi Sekretaris Kekal Batam, Atanasius Dula.

Selain itu, pihaknya kata Sebastianus juga siap membangun relasi kerja sama dengan Paguyuban-paguyuban lainnya. “Khususnya organisasi di bawah naungan PK NTT, atau OKP lainnya yang ada di Kepri, terkhusus Batam,” sambungnya.

Menurut dia, komitmen ini akan tetap dijalankan dengan selalu mengutamakan kekompakan di dalam organisasi. “Jadi, jika tidak bersama dalam memajukan sebuah organisasi, maka tidak akan mampu berjalan dengan baik. Untuk itu peran para anggota sangat penting bagi kemajuan organisasi,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Kekal Batam untuk pro aktif terlibat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, dan mengajak untuk saling menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing.

“Tetap selalu responsif jika terjadi persoalan yang menimpa keluarga Kekal Batam agar segera melaporkan ke pengurus,” kata dia.

“Jika sudah saling menjaga kondusifutas lingkungan serta merespon persoalan keluarga Kekal Batam, maka akan terwujud sebuah organisasi yang baik dan terdata,” tambahnya lagi.

Adapun program jangka pendek Kekal Batam kata dia akan lebih fokus pendataan warga karena masih banyak yang belum terdata di setiap kecamatan yang ada.

“Anggota cukup membuka Website Kekal Batam yang baru saja diluncurkan dengan melakukan pengisian nama anggota baru pada format yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Disamping itu, lanjut dia, ada juga program pemberdayaan edukasi literisasi seperti penggunaan media sosial dan lain sebagainya dari wilayah ke wilayah.

Ia mengungkapkan warga Kekal yang ada di Batam saat ini mencapai angka dua hingga tiga ribu orang. Pendataannya dikatakan dia dilakukan dengan cara mendatangi ke wilayah masing-masing.

“Tidak mungkin kita kumpulkan semua di satu tempat, jadi sasarannya didatangi ke wilayah,” tutupnya.

Tulisan: Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel