41 Duta BPJS Kesehatan Tanjungpinang di Vaksin COVID-19, Garda Terdepan Pelayan Publik

182

WARTAKEPRI.co.id – Tanjungpinang – Sebanyak 41 duta BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang, menerima vaksinasi COVID-19, dosis pertama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang, Rabu, (10/3/2021).

Tampak antusias seluruh duta BPJS kesehatan Tanjungpinang mengikuti program pemerintah vaksinasi COVID-19.

Kepala BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang, Agung Utama Muchlis mengatakan, sebagai instansi yang melakukan fungsi pelayanan publik, dimana berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Pemerintah menetapkan duta BPJS kesehatan, termasuk BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang sebagai penerima vaksinasi COVID-19 tahap kedua,” terang Agung.

PKP HIMALAYA

Sehingga menurut Agung, pemberian vaksinasi bagi para duta BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang tersebut, guna melindungi pegawai BPJS kesehatan agar tetap produktif dalam melaksanakan aktifitas kerja sehari-hari.

“Yang harus memberikan pelayanan kepada seluruh peserta JKN-KIS. Pemberian vaksinasi ini diharapkan dapat mengurangi terpaparnya wabah COVID-19, menurunkan angka kematian COVID-19, serta kekebalan tubuh pada kelompok di masyarakat,” pungkasnya.

Sebelum divaksinasi, kata Agung seluruh duta BPJS kesehatan cabang Tanjungpinang, terlebih dahulu melakukan pengecekan data diri dengan mengentri NIK pada website pedulilindungi.id, untuk memastikan apakah tercantum nama-nama pendaftar sebagai penerima vaksin.

“Duta BPJS kesehatan juga dapat mengecek data dirinya melalui aplikasi peduli lindungi, yang dapat di download pada smartphone masing-masing,” ujarnya.

Sehingga kata Agung, setelah dientri NIK dapat dilihat apakah seluruh pendaftar sudah memiliki tiket untuk melakukan vaksinasi COVID-19 atau belum.

“Vaksinasi COVID-19 akan ditunda bagi peserta vaksinasi yang sedang hamil, memiliki kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir, memiliki riwayat positif COVID-19 dalam tiga bulan terakhir sejak dikatakan sembuh, memiliki riwayat autoimun, memiliki riwayat alergi berat, seperti sesak, bengkak, dan reaksi berat lainnya,” kata Agung.

Selain itu juga kata Agung, pihaknya juga telah menerima vaksin lain, selain vaksin COVID-19, dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Sementara itu Koordinator Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang, dr. Susi Fitriana menjelaskan, vaksinasi COVID-19 pada tahap kedua tersebut, diprioritaskan untuk anggota DPRD, lansia serta para pelayan publik Kota Tanjungpinang.

“Adapun vaksinasi tahap kedua ini akan dilaksanakan sampai dengan bulan Mei 2021. Interval pemberian dosis satu dan dua pada non lansia yakni 14 hari, dan pada lansia 28 hari,” kata Susi.

Susi berpesan agar masyarakat yang sudah divaksin, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Meski telah divaksin, masyarakat dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, selalu menjaga jarak, dan rajin cuci tangan dengan air yang mengalir,” tandasnya. (ag)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel