Lewati Jalan Penuh Lubang, Kapolda Kepri Kunjungi Kampung Tangguh di Natuna

150
Kapolda Kepri Kunjungi Kampung Tangguh di Natuna
Kapolda Kepri Kunjungi Kampung Tangguh di Natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Sejumlah jalan aspal di Kabupaten Natuna diketahui mulai banyak yang berlubang. Bukan saja di jalan Kabupaten namun jalan dibiayai Provinsi Kepri banyak ditemui terdapat lubang.

Seperti ruas jalan lintas Kecamatan Batubi dilalui iring iringan Kendaraan Rombongan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Selasa (30/03/2021) pagi.

Dalam kunjungan kerja Kapolda Kepri selama tiga hari di Natuna, Selain menghadiri pemusnahan kapal nelayan asing, Irjen Pol Aris Budiman dampingi Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Mohamad Rendra Salipu bersama segenap PJU Polda Kepri menyempatkan untuk meninjau Kampung Tangguh di Desa Semedang, Kecamatan Bunguran Batubi.

Dari hasil pantauan wartawan yang ikut rombongan hampir sepanjang jalan menuju Kecamatan Batubi terlihat kondisi jalan aspal yang berlubang.

Pantauan Media, sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tidak harus menyingkir dari lubang. Akan tetapi, beberapa kendaraan Lori roda enam dan roda empat terpaksa harus masuk ke lubang aspal, lantaran sudah telanjur berada di tengah dan tidak sempat untuk menghindarinya.

Menurut warga sekitar, tidak sedikit pengendara melintas yang makan korban jiwa, bahkan berapa tahun lalu ada seorang warga meninggal dunia karena menghindari lubang cukup dalam di jalur yang menghubungkan akses jalan menuju Ke Empat Desa, Tanjung Sebauk, Batubi Jaya Desa Gunung Putri dan Desa Sedarat baru.

BACA JUGA Hari Terakhir TMMD, Kodim 0318 Natuna Adakan Bimbingan Teknis Perikanan

“Kalau jalan yang rusak dan berlubang itu, sebenarnya sudah pernah diperbaiki namun hanya tambal sulam saja. Nah di tengah dilewati kendaraan lagi, khususnya kendaraan roda empat yang mengangkut beban berat, jalan itu kembali rusak lagi,” kata Darman (54) Ketua Krida tani sawah ditemui Disela sela peninjauan, jenderal bintang dua mengadakan pertemuan dengan aparatur desa dan masyarakat di Balai Pertemuan setempat.

Dia pun berharap, pemerintah bisa memperbaiki jalan-jalan aspal yang mulai berlubang.

“Sebagai warga biasa, harapannya ya jalan diperbaiki, itu saja, karena jalan ini udah 4 tahun kondisi itu belum ada perbaikan,” sebut Darman.

Jalan berlubang di Betubi Natuna

Kampung Tangguh Siaga

Sementara Kepala Desa Semedang, Jaalehkub dalam temu ramah bersama Kapolda Kepri dirinya mengucapkan terimakasih karena Kampung Tangguh Siaga diresmikan Kapolres Natuna pada tanggal 15 Juni 2020 Bunguran Batubi memberikan dampak terhadap perekonomian desa.

“Kampung Tangguh diresmikan berdasarkan tiga unsur yakni, Ketahanan Pangan, Ketahanan Kesehatan dan Ketahanan Keamanan,” ujar Jaalehkub.

Ketahanan pangan meliputi 15 hektar sawah padi, Sagu 5 hektar, Kelapa 15 hektar, Ubi 3 hektar, Pisang 5 hektar, Sayur mayur 2 hektar, Karet 15 hektar, Sapi 9 ekor, Ayam 1500 ekor.

Ketahanan kesehatan terdiri dari Puskesdes 1 buah, Rumah Karantina Mandiri 1 buah, Kader Posyandu Balita 5 orang, Kader Posyandu lansia 5 orang, Kader Posbindu 5 orang, Kader Desa Siaga 5 orang, Kader BKB 3 orang, dan Kader Dasawisma 4 orang.

Sedangkan Ketahanan Keamanan meliputi Poskamling 1 buah, Babinsa 1 orang, Bhabinkamtibmas 1 orang, Linmas 2 orang, dan Pemuda Karang Taruna 15 orang.

Sementara itu Kapolda Kepri melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldendhardt mengatakan, Desa ini merupakan desa yang sudah dipersiapkan untuk menghadapi Covid-19.

“Kita sangat bersyukur bapak Kapolres bekerjasama dengan perangkat desa hari ini mampu mewujudkan desa ini sebagai desa tangguh,” ujarnya.

Tangguh dalam arti mampu menyiapkan ataupun menyediakan kebutuhan hidup masyarakatnya. Kedepan, juga diharapkan tangguh dalam mencegah hal yang dapat merusak mental dan perilaku masyarakat.

Menurutnya, selain di Natuna ada beberapa Kampung Tangguh lainnya di Provinsi Kepri, karena ini merupakan salah satu program prioritas Kapolri.

“Hampir di setiap Kabupaten kota di Kepri ada kampung tangguh, di kabupaten kota minimal 3, sementara di kota seperti Batam bisa sampai 5 kampung tangguh,” sebutnya.

Ia berharap kedepan, desa lainnya di Kabupaten Natuna mampu mewujudkan Kampung Tangguh seperti Desa Semedang.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan tali asih kepada aparatur di desa yang telah berjuang mewujudkan teciptanya Kampung Tangguh.

Usai meninjau Kampung Tangguh Semedang, Kapolda meresmikan Posko Satgas Penanganan Karhutla, Kecamatan Bunguran Batubi.(rky)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel