Aksi Pungli dan Premanisme Kembali Ditangkap Satreskrim Polresta Barelang, 31 Orang Berhasil Diamankan

290

WARTAKEPRI.co.id, BATAM-Satreskrim Polresta Barelang melakukan rilis kasus pungutan liar (Pungli) dan premanisme yang terjadi pada wilayah Batam. Kegiatan ini lanjutan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasilnya 31 tersangka berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan mengungkapkan bahwa penangakapan ini, berdasarkan dari informasi warga, sehingga pelaku bisa diamankan. Sebanyak 31 tersangka pungli ini ditangkap pada 26 titik yang ada di Batam.

BACA JUGA: Instruksi Kapolri, Ditreskrimum Polda Kepri dan Satreskrim Polresta Barelang Tangkap Puluhan Preman

“Total keseluruhan lebih kurang 31 orang yang kita amankan dan itu semua ada di sekitar 26 TKP yang berbeda yang dilaksanakan operasi tadi malam oleh jajaran satreskrim Polresta dan Polsek se Kota Batam bahkan hari ini dilanjutkan tingkat persidangan tipiring,”ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Selasa (15/6/2021) di Mapolresta Barelang.

Menurut Andri, mereka para tersangka ini, melakukan pungutan parkir tidak pada jam yang telah ditentukan, artinya melebihi jam operasional sehingga kasus seperti ini akan meresahkan masyarakat yang mau parkir.

“Kegiatannya diluar jam yang ditentukan. Ini juga terkait perintah bapak Kapolri dan akan berlanjut sehingga tidak ada lagi aksi premanisme dan pungli di kota Batam,”tegas Andri.

Dijelaskan Andri lagi, tersangka premanisme dan pungutan liar kota Batam berhasil dibersihkan oleh Polresta Barelang, bahkan ini merupakan menindaklanjuti instruksi Kapolri, Polres Barelang beserta Polsek kota Batam menggelar operasi premanisme, Hasilnya, 31 juru parkir liar ditangkap dan di proses hukum.

“Giat ini merupakan tindak lanjut dari Intruksi Kapolri terkait penindakan aksi premanisme dan pungli yang kerap meresahkan masyarakat,”ujarnya

Kegiatan sebelumnya pelaksanaan pemberantasan aksi pungli diluar dari jam batas, sudah berlangsung sebelumnya kita laksanakan akan tetapi ada instruksi lagi kita lebih tingkatkan di Kota Batam tidak ada lagi pungli dan premanisme yang ada di kota Batam,”tegas Andri.

Atas kejadian yang dilakukan oleh 31 tersangka ini akan dijerat dengan pasal 7 dan pasal 60 juncto pasal 12 ayat (1) peraturan daerah Kota Batam no 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan fungsi parkir dengan ancaman hukuman pidana 3 (tiga) bulan penjara atau denda Rp 50 ribu,” (*)

Pengirim: Taufik Chaniago

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel