Ari Kuncoro Fokus Jadi Rektor UI dan Pilih Mundur dari Wakil Komisaris BRI, Ini Respon Anggota DPR RI

264
Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro
Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro Diizinkan Rangkap Jabatan Wakil Komisaris Utama bank BUMN (foto net)

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro akhirnya mengundurkan diri dari posisi Wakil Komisaris Utama di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Hal tersebut mengakhiri kontroversi rangkap jabatan yang terjadi beberapa hari terakhir ino. Pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai komisaris diumumkan BRI, Kamis (22/7/2021).

Dengan penerima pengunduran diri Ari itu, BRI menegaskan komitmennya untuk menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik. Lebih rincinya, berikut surat pernyataan resmi BRI:

Kementerian BUMN RI telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BRI dan menginformasikannya secara resmi kepada Perseroan.

Sehubungan itu, Perseroan menerbitkan keterbukaan informasi pada tanggal 22 Juli 2021. Adapun proses berikutnya, Perseroan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan dan prosedur.

Perseroan berkomitmen untuk terus menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dari seluruh lapisan, baik top level management dalam hal ini Dewan Komisaris dan Direksi, hingga jajaran pekerja di seluruh Unit Kerja Perseroan. Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha Perseroan, yang merupakan perwujudan dari visi dan misi Perseroan, corporate values dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan Perseroan.

Adapun Keterbukaan informasi terkait hal dimaksud dapat diakses pada situs web bursa efek dan perseroan pada tanggal 22 Juli 2021.

BACA JUGA Jokowi Ubah Statuka, Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian menilai langkah mengundurkan diri Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama BRI merupakan langkah tepat. Hetifah berharap Ari Kuncoro dapat fokus mengembangkan perguruan tinggi negeri tersebut.

“Kami rasa itu langkah yang sudah semestinya dilakukan dan patut diapresiasi. Semoga ke depannya dapat berfokus untuk mengembangkan UI menjadi world class university,” kata Hetifah, Kamis (22/7/2021).

Politisi Golkar tersebut juga meminta para rektor di perguruan tinggi lain mengambil pelajaran untuk tidak mengambil jabatan lain. Dengan tidak merangkap jabatan, maka konsentrasi para rektor tidak terpecah dan fokus memajukan kampusnya masing-masing.

“Begitu pula dengan rektor-rektor lainnya, sebaiknya berfokus memajukan kampus masing-masing dan tidak terpecah dengan konsentrasi di lembaga lainnya,” ujar Hetifah.

Dia juga meminta para rektor dan petinggi kampus lain untuk menjunjung tinggi statuta yang telah disepakati.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi Majelis Wali Amanat (MWA) dan Senat di seluruh perguruan tinggi agar ke depannya menjaga dan menjunjung tinggi statuta. Semoga para rektor tidak mudah teralihkan dari tanggung jawab utamanya,” ujarnya.

Dia berharap setiap rektor meningkatkan dedikasi untuk membangun dan menjaga marwah pendidikan tinggi baik untuk memacu pendidikan berkualitas, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.(*)

Sumber : Bisnis/KompasTV
Editor : Dedy Suwadha

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel