BMW Bertekad Banjiri Pasar Dengan Mobil Bertenaga Hidrogen

161
BMW Bertenaga Hidrogen (foto net)

WARTAKEPRI.co.id – Raksasa otomotif asal Jerman, BMW bertekad untuk membanjiri pasar dengan mobil hidrogen, di tengah ramainya persaingan mobil listrik.

BMW mengatakan, mereka sedang mengembangkan purwarupa kendaraan penumpang sel bahan bakar hidrogen bersama mobil bertenaga baterai sebagai bagian dari persiapan untuk meninggalkan bahan bakar fosil.

Melansir Reuters, BMW adalah pendukung utama penggunaan hidrogen di antara pembuat mobil Jerman. Target BMW adalah untuk menerjunkan jenis mobil ini secara massal ke pasar sekitar tahun 2030.

Bukan cuma itu, BMW membidik upaya untuk mengubah kebijakan hidrogen di Eropa dan di China.

PKP HIMALAYA

Perusahaan otomotif yang berbasis di Munich ini mengembangkan mobil purwarupa hidrogen berdasarkan SUV X5-nya, dalam sebuah proyek yang sebagian didanai oleh Pemerintah Jerman.

Vice President BMW Jurgen Guldner mengatakan kepada Reuters, perusahaannya akan membangun hampir 100 mobil hidrogen pada 2022.

“Entah teknologi ini didorong oleh politik atau permintaan pasar, kami akan siap dengan produknya. Kami hampir sampai di sana dan kami benar-benar yakin kami akan melihat terobosan dalam dekade ini,” katanya.

Di sisi lain, Guldner mengakui teknologi hidrogen terlalu mahal untuk pasar konsumen saat ini. Melalui program investasi yang telah disiapkan, ia berharap, bisa menekan biaya produksi serta harga jualnya nanti.

Guldner melihat mobil hidrogen sebagai pelengkap mobil listrik di masa depan. Jenis mobil ini bisa menjadi alternatif bagi pelanggan yang tidak dapat mengisi daya di rumah, ingin bepergian jauh, dan mengisi bahan bakar dengan cepat.

Produsen mobil asal Jerman lainnya, Audi juga mengatakan, mereka telah mengumpulkan tim yang terdiri dari lebih dari 100 mekanik dan insinyur yang meneliti sel bahan bakar hidrogen atas nama seluruh grup Volkswagen, dan sudah membangun beberapa mobil prototipe.

Sayangnya, niat Audi untuk melahirkan mobil hidrogen sedikit bertentangan dengan perusahaan induknya. CEO Volkswagen Herbert Diess bahkan sempat mengecam mobil bertenaga hidrogen.

“Mobil hidrogen telah terbukti bukan solusi untuk perubahan iklim. Semua debat ini hanya buang-buang waktu,” tulis Diess melalui akun Twitter pribadinya.(kontan)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel