Home Covid-19 Ayok Kenali Perbedaan Gejala Sinusitis dan Covid-19

Ayok Kenali Perbedaan Gejala Sinusitis dan Covid-19

Orang Flu (foto net)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat tetap dituntut untuk waspada dan tertib menerapkan prokes 5 M dalam kehidupan sehari-hari seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Hal ini dilakukan demi terhindar dari paparan Covid-19. Sebab, kini gejala Covid-19 pun semakin beragam dan membingungkan karena kerap dianggap mirip dengan gejala penyakit lainnya.

Salah satu penyakit yang akhir-akhir ini dibicarakan memiliki gejala yang mirip dengan Covid-19 adalah gejala sinusitis. Sinusitis adalah inflamasi atau peradangan pada sinus. Apabila inflamasi mengenai hidung dan rongga sinus secara keseluruhan, maka kondisi ini disebut Rhinosinusitis. Gejala sinus yang sering muncul tak lain adalah demam, lesu, batuk, pilek atau hidung tersumbat. Tak heran jika sering dianggap mirip dengan gejala Covid-19.

Meskipun hampir mirip namun ada beberapa hal yang bisa membedakan gejala dari kedua penyakit tersebut.

Perbedaan Gejala Sinusitis dan Covid-19

Dilansir dari E Times, ada beberapa perbedaan antara gejala sinusitis dan Covid-19, biasanya sinusitis sering ditandai dengan gejala lain seperti sakit gigi, mulut tak sedap, dan lendir yang keluar berwarna keruh.

Selain itu, sinusitis juga biasanya ditandai dengan rasa sakit di beberapa bagian sinus. Di mana hal tersebut tidak dirasakan oleh penderita Covid-19.

“Salah satu gejala infeksi sinus lebih sering membuat Anda terasa sakit di pipi dan dahi Anda” ucap Dr. William Schaffner selaku dokter Spesialis Penyakit Menular dan Profesor di Vanderbilt University School of Medicine dikutip dari liputan6.com.

Masih dikutip dari liputan6.com, dokter I Gusti Ngurah Kompiang Wiriadi Putra melalui Zoom Webinar Kesehatan bersama YPK Bali Rabu, (18/08/2021) mengimbau agar masyarakat belajar mengenali perbedaan gejala sinusitis dan Covid-19.

“Abila pasien merasakan gejala pilek seperti hidung tersumbat, meler, disertai nyeri kepala, demam dan batuk yang tak kunjung sembuh selama 1 minggu, maka konsultasikan pada dokter menjadi solusi terbaik” pungkasnya. (merdeka)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp