KUB Lancang Kundur Jaya Terima Bantuan, Komitmen PT Timah Mensejahterakan Nelayan di Wilayah Operasional

728
Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lancang Kundur Jaya, Desa Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, telah menerima bantuan alat tangkap kepada kelompok nelayan, dari PT Timah, Rabu (3/11/2021). (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, Karimun – PT Timah terus berkomitmen untuk membantu para nelayan guna meningkatkan hasil tangkapan di wilayah pesisir Karimun.

Salah satunya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lancang Kundur Jaya, Desa Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, telah menerima bantuan alat tangkap melalui kelompok nelayan binaannya. Rabu (3/11/2021).

“Bantuan alat tangkap berupa jaring beserta kelengkapan alat tangkap ini akan dibagikan kepada 9 orang anggota KUB Lancang Kundur Jaya,” terang Humas PT Timah, Ristanto Kamis (4/11/2021).

Dengan adanya bantuan berupa alat tangkapan baru tersebut, dirinya berharap agar dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

“Dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian nelayan pesisir,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB), Lancang Kundur, Herman menyampaikan ucapan terima sekaligus mengapresiasi PT Timah, yang sudah ikut andil dan perhatiannya kepada para nelayan di wilayah operasional PT Timah.

Dirinya menilai, peran serta dan kontribusi terhadap nelayan kecil dapat terus berlanjut dan keberadaan PT Timah di pulau Kundur memberikan dampak yang sangat positif untuk masyarakat, khususnya nelayan.

“Saat ini alat tangkap yang dimiliki oleh anggota kelompok sudah tidak memadai, dampaknya hasil tangkapan para nelayan tidak maskimal,” kata Herman.

Terlebih menurutnya, saat ini sudah memasuki musim angin utara yang menyebabkan nelayan tidak dapat melaut.

“Selama ini saya dan anggota hanya menggunakan alat tangkap sederhana dan seadanya saja (tradisional), untuk hasil menjaring belum maksimal dengan keterbatasan alat tangkap banyak yang sudah rusak,” paparnya.

Tambah Herman, walaupun sudah jauh ketengah laut untuk menebar jaring, terkadang dirinya bersama dengan nelayan lainnya berhadapan dengan gelombang tinggi dan cuaca buruk.

“Cuaca yang tidak bersahabat, disertai dengan gelombang air laut yang tinggi, merupakan salah satu kendala kami dalam mencari ikan,” ujar Herman.

Dengan bantuan alat tangkap berupa jaring serta kelengkapan lainya tersebut, Herman bersama para anggota nelayan lainnya berharap agar ia mampu menghasilkan tangkapan yang lebih banyak lagi.

“Alhamdulillah puji syukur, dimana bantuan ini sangat diharapkan bagi anggota Kelompok Usaha Bersama, semoga hasil tangkapan kami semakin maskimal,” tandasnya.

Penyerahan bantuan yang akan rutin dilaksanakan tersebut, dihadiri Koordinator PPM Wilayah Kepulauan Riau dan Riau, Eka Budhy Susanto, Staff PPM Djuriza, Naim Saleh dari Waskip.

Aman

Honda Capella

FANINDO