Masalah Sampah Menggunung, Ini Yang Dilakukan Aunur Rafiq di Atas Lahan 6 Hektar

390
Bupati Karimun Aunur Rafiq melaksanakan penandatanganan berita acara serah terima kelola TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Sememal, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) oleh Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri, Albert Rheinaldo di Gedung Nasional Karimun, Rabu (17/11/2021). (Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Permasalahan persampahan menjadi isu yang sangat krusial di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Artinya sampah menjadi masalah kita semua. Tidak hanya para ahli pengelolaan sampah, namun kontribusi dan peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan juga sampah.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah Kabupaten Karimun berupaya untuk mengatasi permasalahan sampah ini. Salah satunya dengan dilaksanakan penandatangan berita acara serah terima kelola TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Sememal, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) oleh Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri, Albert Rheinaldo di Gedung Nasional Karimun, Rabu (17/11/2021).

“Pemkab Karimun menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada Kementerian PUPR yang telah merealisasikan pembangunan lahan baru di TPA yang berada di Sememal, Pasir Panjang, Kecamatan Meral tersebut,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Dengan adanya peningkatan sampah, Bupati berharap agar pengelolaan persampahan di Karimun dapat dioperasionalkan semaksimal mungkin.

“Permasalahan persampahan di Kabupaten Karimun dapat segera teratasi dengan baik,” harapan Bupati.

Karena menurutnya, sejak tahun 2020 Pemkab Karimun terus mendorong agar pemerintah pusat dapat segera membangun lahan baru di TPA Sememal tersebut.

“Alhamdulillah dapat terealisasi dengan anggaran Rp 19 miliar yang bersumber dari APBN 2021,” ujarnya.

Pembangunan lahan baru tersebut, kata Bupati telah membebaskan lahan seluas 64.413 meter persegi, dan penggarapannya pun dimulai sejak bulan Februari 2021, dan akan rampung pada bulan September 2021.

“Pembebasan lahan menjadi salah satu Readiness Criteria (RC) dalam mengajukan permohonan pembangunan peningkatan TPA Sememal melalui dana APBN,” jelas Bupati.

Tidak hanya itu, kata Bupati Pemkab Karimun terus berupaya agar persoalan sampah, baik sarana dan prasarana penunjang lainnya dapat segera teratasi.

“InshaAllah, Pemkab Karimun akan menyurati Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya mengenai hal tersebut,” tandasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri, Albert Rheinardo berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Karimun dapat mengoperasikan lahan baru pada TPA Sememal.

“Dilakukan semaksimal mungkin, guna mengurai permasalahan sampah di Kabupaten Karimun,” kata Albert.

Sehingga dengan adanya penyerahan ini, kata Albert, untuk pengelolaan TPA Sememal akan menjadi tanggungjawab Pemkab Karimun, sehingga TPA dapat dikelola dan dioperasikan secara optimal sesuai dengan SOP yang berlaku.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun Sugianto mengatakan, lahan baru di TPA Sememal sudah bisa dioperasikan mulai Kamis (18/11/2021).

“Untuk lahan lama yang sudah over kapasitas, karena sudah beroperasi selama 7 tahun, maka tidak akan beroperasi kembali” ungkap Sugianto.

Sugianto membeberkan, TPA Sememal sendiri merupakan TPA satu-satunya di pulau Karimun yang dibangun oleh Satker PPLP Provinsi Kepulauan Riau, dan diresmikan penggunaannya pada tahun 2015 lalu.

“Sehingga, total luas secara keseluruhan TPA yang melayani 4 Kecamatan di pulau Karimun Besar tersebut, kini sudah mencapai 94.413 meter persegi,” pungkasnya.

Aman

Honda Capella

FANINDO