Satlantas Polresta Barelang Razia Truk ODOL Antisipasi Kecelakaan

431
Satlantas Polresta Barelang Razia Truk ODOL Antisipasi Kecelakaan. (Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Satlantas Polresta Barelang melakukan penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, Kamis (3/2/2022) kemarin.

Selain mengantisipasi kecelakaan, penindakan juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan arus lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang membawa muatan barang di luar kapasitas jumlah berat.

Penindakan ini dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra. Penindakan menyasar kendaraan berat beserta pengemudinya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Satlantas Polresta Barelang mengimbau para sopir truk untuk tidak melanggar ketentuan muatan, baik over dimensi dan over load, serta tetap disiplin dalam berlalu lintas.

Kasatlantas Polresta Barelang Kompol Ricky Firmansyah melalui Ipda Yudhi Patra mengatakan bahwa dampak dari ketidak patuhan angkutan truk ODOL berpengaruh besar pada tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan.

“Dan juga berpengaruh secara teknis akibat ODOL yang berujung pada insiden fatal pun beragam seperti underspeed, pecah ban, maupun rem blong,” kata dia.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kasatlantas Kompol Ricky Firmansyah mengimbau seluruh pengusaha angkutan truk besar dan pengusaha lain, serta para sopir untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

Hal ini agar tidak membahayakan pengendara lain, dan menyebabkan kerusakan di jalan raya. Kendaraan diminta agar tetap pada ukuran, dan aturan sesuai dengan speknya sehingga tidak melanggar Pasal 307 jo 169 (1) UU No 22 Th 2009.

Kompol Ricky mengatakan kegiatan penindakan terhadap kendaraan ODOL ini berlangsung di wilayah Muka Kuning, Simpang Kepri Mall yang dilakukan secara mobiling.

“Kendaraan yang overload kita berikan tilang,” kata dia.

Sebelum melaksanakan penindakan represif, pihaknya terlebih dahulu memberi imbauan secara langsung, termasuk memberikan peringatan kepada para sopir untuk selalu memperhatikan komponen kelengkapan dan layak jalan kendaraan seperti kelayakan rem, kondisi ban, hingga komponen kelengkapan lainnya.

Menurut Ricky ini bertujuan untuk menjaga keselamatan sesama pengguna jalan, dan memperkecil angka kecelakaan serta kemacetan arus lalu lintas di Kota Batam.

“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan menyadarkan sopir ataupun pelaku usaha yang menggunakan kendaraan truk agar tidak memaksakan muatan yang sangat berat dan berlebih di luar kapasitas kendaraan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya,” kata dia. (taufik)

Honda Capella

FANINDO