Patroli Tapal Batas, Binsar: Tekan PMI dan Penyelundupan Barang Ilegal

581
penyelundupan barang-barang dan PMI ilegal, Satpolair Polres Karimun
Guna meminimalisir aksi tindak kejahatan penyelundupan barang-barang dan PMI ilegal, Satpolair Polres Karimun gelar patroli di wilayah perairan Karimun. (Foto : Ist)

FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jelang perayaan hari raya Idul Fitri tahun 1443 hijriyah/ 2022, jajaran Satpolair Polres Karimun terus menggalakkan patroli Tapal Batas di wilayah terdepan sekaligus perbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

“Guna mengantisipasi penyelundupan barang-barang ilegal sekaligus PMI yang tidak memenuhi prosedural,” terang Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano melalui Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Sabar Binsar Samosir, Sabtu (30/4/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan yang turut serta melibatkan BKO Polairud Baharkam Polri tersebut, kata Binsar menyusuri jalur perairan yang diduga dilalui oleh para penyelundup.

Dengan menggunakan sarana dan prasarana penunjang lainnya, diantaranya berupa satu unit KP. Tekukur, sebuah KP.XXXI-2003 Dit Polairud Polda Kepri BKO Karimun, dua unit KP Patroli Polres Karimun, KP.KP. XXXI-30- 2001 dan KP.KP. XXXI-30-1002), serta dua unit RIB Polairud.

“Patroli intens di perairan Karimun guna mengantisipasi kegiatan penyeludupan barang yang akan masuk dan ke luar negeri secara gelap, dan para PMI yang akan pulang kampung melalui jalur belakang (gelap),” paparnya.

Binsar menambahkan, patroli dilakukan fokus dan prioritas pada penyekatan yang dilakukan pada beberapa titik pintu masuk dan keluar disepanjang perairan laut Karimun.

“Khususnya jalur melalui pulau terluar, diantaranya pulau Karimun Anak, yang notabene berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia,” pungkasnya.

Tidak hanya itu saja, menurutnya patroli dilakukan fokus juga pada perairan Selat Malaka, dimana pada jalur tersebut merupakan jalur rawan, dimana lintas perdagangan dunia yang sangat padat.

“Banyak dilalui oleh kapal-kapal yang berasal dari pelbagai negara,” tandasnya.

Tidak hanya melaksanakan patroli secara intens saja, kata Binsar juga digelar imbauan, pemantauan jalur-jalur maupun pelabuhan-pelabuhan tikus yang dicurigai dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan dengan cara ilegal.

“Seperti pemberangkatan PMI secara ilegal sekaligus masuknya barang-barang Ilegal melalui pelabuhan tikus,” ungkap Binsar.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan patroli, sehingga dapat meminimalisir tindakan kejahatan dan melawan hukum di wilayah hukum Polres Karimun.

“Jangan kendor dan lengah, selalu tetap waspada, sehingga mempersempit ruang gerak para penyelundup untuk tidak lolos saat melakukan aksinya,” kata Binsar.

Masih kata Binsar, pada kesempatan tersebut petugas juga tetap melakukan iimbauan kepada para nelayan maupun kapal penumpang untuk tetap mewaspadai terhadap perubahan cuaca.

“Melihat cuaca saat akan bepergian dengan menggunakan jasa pelayaran. Menggunakan kapal penumpang maupun kapal reguler lainnya, dan selalu mengikuti aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” sebut Binsar.

Pada pelaksanaan kegiatan patroli di perairan wilayah hukum Polres Karimun tersebut, akan terus dilaksanakan hingga selesai arus mudik dan arus balik lebaran.(rls)

Honda Capella