Berkendara Secara Tak Lazim, Akibatkan Risiko Kecelakaan

242
Berkendara
Berkendara

WARTAKEPRI.co.id – BINTAN – Pengendara sepeda motor saat sekarang semakin mengkhawatirkan. Terutama generasi muda wanita, mengendarai kendaraan dengan menggenggam stang motor dengan tangan terbalik. Kondisi ini masih banyak ditemui di wilayah Tanjunguban Kabupaten Bintan.

Pengamatan tim Wartakepri.co.id, sejumlah masyarakat sudah mulai mengikuti gaya yang sudah tak lazim saat mengendarai sepeda motor.

Handoko, salah satu masyarakat Tanjunguban Selatan mengatakan, gaya tersebut sudah mulai jadi trending di Tanjunguban, hal ini bisa jadi contoh buruk.

Honda Capella

“Gaya tersebut sangat berbahaya buat dirinya, terlebih untuk pengguna jalan raya yang lain. Dengan gaya normal dalam mengemudi saja, terkadang kita sering lengah,” ujarnya, Sabtu, (4/6/2022).

Sementara, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Kartijo mengatakan, tata cara mengemudi sepeda motor ada aturannya, tata cara mengemudi sepeda motor harusnya telapak tangan diatas stang dan jari mengarah kebawah.

“Standarnya yang memang begitu, dilusr hak tersebut pastinya sudah menyalahi aturan saat mengemudi di jalan raya,” katanya.

Menurut Kartijo, pegangan tangan pada setang atau kemudi motor membantu untuk bereaksi saat keadaan tertentu.

“Tangan harus kuat untuk mengontrol setang, kalau menggenggam terbalik tidak punya kekuatan, terlebih saat ada kondisi darurat, yang membutuhkan gerak reaksi. Bahkan lambat reaksi hal terburuk pengendara bisa men yebabkan kecelakaan,” pesan Kartijo

“Nanti kami bekerja sama dengan showroom-showroom motor mensosialisasikan ke masyarakat, tata cara mengemudi sepeda moror yang benar dan tepat, “tutup Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Kartijo. (*)

Pengirim: Agus Ginting.
Editor: Yusuf Riadi

FANINDO