Cerita Heroik dan Tangisan Warnai Tumbangnya Semua Wakil Indonesia di Indonesia Open 2022

76
Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti di babak perempat final Indonesia Open 2022
Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti di babak perempat final Indonesia Open 2022

WARTAKEPRI.co.id – Tuan rumah Indonesia dipastikan tanpa gelar di ajang Indonesia Open 2022. Ini setelah pebulutangkis Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah 21-18, 21-18 dari wakil Cina Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi di babak perempat final, Jumat (17/6/2022) malam.

Hasil ini melengkapi penderitaan tim Merah Putih. Pasalnya, tiga wakil sebelumnya juga kandas di babak perempat final, yakni Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Anthony Sinisuka Ginting.

Selepas pertandingan, pasangan berakronim FajRi itu mengaku sudah melakukan yang terbaik untuk meraih tiket babak empat besar turnamen BWF level 1000. Sayang usaha yang dilakukan juara Swiss Open 2022 itu harus tertahan oleh pasangan ranking 75 dunia itu.

Honda Capella

“Saya meminta maaf belum bisa memberikan yang terbaik untuk masuk ke babak selanjutnya. Lawan bermain sangat baik dan punya kekuatan luar biasa sepanjang laga,” ujar Fajar.

Fajar/Rian selain mengakui permainan runner-up Korea Masters 2022 itu tangguh juga terjaga fokusnya sepanjang laga. Tidak heran peraih medali perak Asian Games 2018 terlihat kesulitan menghalau setiap serangan yang dilancarkan Liu/Ou.

“Mereka sangat baik mulai dari serve hingga permainan reli. Dengan kekuatan yang kuat, kami kurang bisa mengimbangi permainan mereka yang punya power kuat,” jelas Fajar.

Selepas ini, juara Indonesia Masters 2022 itu akan melakukan recovery terlebih dahulu sebelum menjalani tur Asia ke negara Malaysia, Singapura, dan Taiwan.

Dengan persiapan yang lebih matang, pasangan ranking enam dunia tersebut diharapkan bisa mengembalikan tren positifnya yang dalam beberapa turnamen melaju hingga babak final.

“Setelah ini mau recovery dulu mengingat ada Malaysia Open dan saya harus mempersiapkan tenaga dan kekuatan lagi. Tidak bisa dimungkiri turnamen beruntun ini membuat saya kelelahan dan semoga cepat pulih kembali,” tambah pemain bertinggi badan 177 cm itu.

Dengan kekalahan ini, Fajar/Rian gagal mengulangi prestasi sebelumnya di Badminton Asia Championships 2022 yang mengalahkan Liu/Ou di babak perempat final dengan skor 21-19, 18-21, dan 21-19.

Adapun untuk Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi berhak melaju ke babak semifinal dengan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia. Wakil asal Negeri Jiran itu melangkah ke babak empat besar seusai mengalahkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan lewat pertarungan rubber game 14-21, 21-12, dan 22-20.

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti di babak perempat final Indonesia Open 2022
Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti di babak perempat final Indonesia Open 2022

Cidera Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti di babak perempat final Indonesia Open 2022. Dalam laga penuh drama karena Yeremia cedera saat unggul 20-18 di gim tiga, pasangan berjuluk the Prayer akhirnya kalah 21-14, 12-21, dan 20-22 dari pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Gim ketiga saat posisi unggul 20-17 Yeremia mengambil bola depan net sambil menjatuhkan tubuh. Bola dapat dikembalikan, tetapi datangnya tanggung dan mampu di tuntaskan pemain Malaysia untuk memperkecil ketinggalan menjadi 18-20.

Ternyata Yeremia sebelum jatuh ada gerakan yang membuat lutut kirinya bergeser. Dia terlihat kesakitan sembari memegangi lutut kirinya. Tim medis pun datang. Untuk memberikan perawatan. Namun nampaknya cederanya cukup serius.

Yeremia menolak menyerah, pertandingan dilanjutkan. Yeremia masuk ke lapangan dalam kondisi pincang. Hanya bertumpu pada satu kaki kanan. Dengan kondisi seperti itu baik Aaron Chia maupun Soh Wooi Yik menunjukan sifat sportif, hanya mengarahkan bola kepada Pramudya. Dua angka mudah pun berhasil didapat ganda Malaysia.

Yeremia/Pramudya pun akhirnya kalah 20-22. Sebuah aksi heroik dari seorang Yeremia yang ingin menuntaskan laga, walau kondisi tak lagi normal.

Tepuk riuh penonton, pelukan dari sang lawan saat laga berakhir, hingga pelatih Malaysia Rexy Mainaky pun langsung masuk ke lapangan cukup lama memeluk dan memberi semangat Yeremia yang terlentang tak berdaya. (republika)

FANINDO