
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Ketua Bakti Anak Tempatan (BAT) Selat Mendaun Karimun, Rusli, yang ikut maju dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di 29 Desa di wilayah Kabupaten Karimun tahun 2022, patut diacungi jempol.
Pria kelahiran Selat Mendaun 28 April tahun1981 ini bersaing dengan tiga orang kandidat calon Kepala Desa lainnya.
Maju dalam pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Selat Mendaun bukannya tanpa sebab.
Dirinya ingin memajukan tanah kelahirannya. Didukung penuh oleh keluarga besar serta masyarakat sekitar, pria yang aktif di setiap kegiatan sosial ini acapkali membantu warga tidak mampu.
Dengan terwujudnya Desa Selat Mendaun yang Mandiri, Sejahtera dan Religius (MAJU), dirinya akan melaksanakan seluruh program visi dan misinya tersebut
“Dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada di masyarakat, yang meliputi pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), pemberdayaan Sumber Daya Alam (SDA) serta meningkatkan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat,” terang Rusli, Minggu (3/7/2022).
Tidak hanya itu saja, progam unggulan lainnya yakni maksimalkan perans serta masyarakat dalam bidang pembangunan, sekaligus menciptakan generasi muda yang berdayasaing dalam bidang kegamaan.
“Ingin menjadikan seluruh masyarakat Selat Mendaun berdaya saing tinggi,” harapannya.
Rusli memaparkan, bicara tentang Sumber Daya Manusia (SDM) menurutnya sudah pasti membahas tentang pendidikan dengan tujuan untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat.
“Dengan memperbaiki cara berfikir dan juga perekonomian,” ujarnya.
Masih kata Rusli, apa yang akan dilakukannya oleh seorang pemimpin dalam membangun Desanya, tentunya sebagai komitmen dan konsistensi bagi Kepala Desa.
“Misalkan, anak pada usia sekolah menengah atas, dengan ketersediaan anggaran dan dibantu oleh pihak lainnya, bagi warga tidak mampu sehingga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Selain itu juga, dirinya ingin membangun balai pelatihan (workshop) yang diperuntukkan bagi anak-anak putus sekolah.
“Didukung penuh para pengajar tempatan yang teruji kualitasnya beserta sarana dan prasarana pendukung, guna terciptanya kemandirian dan kesejahteraan ekonomi individu,” paparnya.
Pada sisi lainnya, Rusli mempertanyakan, apakah perekonomian Desa Selat Mendaun sudah meningkat dan semakin sejahtera?.
“Masih segelintir kelompok yang berdampak dari tujuan berdirinya Desa, masih banyak potensi yang tidak terjamah, yang sebenarnya potensi tersebut mampu meningkatkan pendapatan pertanian, juga pada akhirnya menjadi brand maupun icon Desa Selat Mendaun itu sendiri,” sebut Rusli.
Karena kata Rusli Desa Selat Mendaun sangat berpotensi guna meningkatkan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Mulai dari hasil pertaniannya, perikanan maupun hasil kerajinan tangan masyarakat setempat,” paparnya.
Selain itu juga, pihaknya akan terus memaksimalkan peran serta masyarakat dalam bidang pembangunan.
“Lahiranya Desa bukan karena kemauan individu, akan tetapi kita bersama. Oleh karena itu seluruh aspek pembangunan Desa Selat Mendaun harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu Rusli meminta seluruh masyarakat Desa Selat Mendaun untuk membangkitkan kembali semangat dengan cara-cara bergotong-royong.
“Salah satu permasalahan di Desa saat ini yaitu pudarnya nilai-nilai kegotongroyongan. Dan hal tersebut tentunya menjadi fokus untuk kemajuan Desa kedepannya,” kata Rusli.
Dimana menurut Bapak yang memiliki 3 orang putra ini berharap, agar suasana kegotongroyongan agar dapat ditanam kembali di tengah-tengah masyarakat Desa Selat Mendaun.
“Dengan memanfaatkan struktur dalam berorganisasi, semangat gotong-royong mampu menjadi penggerak semangat kegotongroyongan yang mulai memudar,” sebut Rusli.
Untuk pembangunan fisik di Desa Selat Mendaun, nantinya Rusli akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, guna menampung aspirasi dan keinginan masyarakat.
“Menampung aspirasi masyarakat, apa saja yang akan dibutuhkan dan diperlukan, sehingga terciptanya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, dengan nilai skala prioritas pembangunan,” katanya.
Untuk program unggulan terakhir, Rusli menyatakan bahwa untuk sisi keagamaan menurutnya sudah cukup mumpuni, baik dalam segi pendidikan maupun organisasi pemuda.
Hanya saja masih adanya kendala dan permasalahan yang terus terjadi. Salah satunya dengan kegiatan-kegiatan remaja dan kepemudaan yang tidak diikutsertakan, baik dalam kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya.
Hingga saya pribadi berinisiatif untuk menyatukan kembali para pemuda dengan wadah Bakti Anak Tempatan (BAT) pada tahun 2018 silam.
“Sungguh disayangkan permasalahan yang terus terjadi, para remaja tidak dilibatkan, hanya momentum perayaan hari besar agama saja, sedikit sekali kegiatan remaja. Untuk itu perlunya peningkatan pelaksanaan kegiatan-kegiatan positif lainnya,” kata Rusli.
Kedepannya Rusli berharap pelaksanaan kegiatan keagamaan harus di buat satu program yang jelas dan tegas.
“Guna menggali potensi-potensi para pemuda Desa Selat Mendaun,” tandasnya.
Pilkades Desa Selat Mendaun sendiri diikuti oleh empat orang kandidat pasang calon. Yakni nomor urut pertama Abdul Karim, Ketua BAT Rusli nomor urut ke-dua, Kadar dengan nomor urut ke-tiga dan Maksum Kades Selat Mendaun lawas nomor urut ke-empat.(Aman)





























