Home Batam Dijanjikan Upah 1000 USD, PMI Asal Kepri di Kamboja Dianiaya Sampai Disetrum

Dijanjikan Upah 1000 USD, PMI Asal Kepri di Kamboja Dianiaya Sampai Disetrum

Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Jefri Siagian (tengah) mengamankan Tiga Orang Calo PMI yang dianiaya di Kamboja. (foto Adi/Warta kepri)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

BATAM – Berharap mendapatkan gaji besar bekerja di negeri orang, sembilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kepri justru mendapat perlakuan yang kurang baik. Pasalnya sebulan bekerja di Kamboja, PMI ini justru harus menerima siksaan bahkan ada yang sampai disetrum.

PMI tersebut diberangkatkan dari Batam oleh J yang juga mempunyai sindikat jaringan disebuah perusahaan di Kamboja yang tak lain merupakan suami dari J.

Awalnya sembilan korban yang merupakan warga Batam dan Lingga direkrut oleh J dan dijanjikan sebagai marketing di perusahaan ternama di Kamboja, namun kenyataannya justru menjadi korban perdagangan orang (trafficking).

Namun kenyataan mereka justru dipekerjakan sebagai marketing perusahaan investasi ilegal. Masing-masing korban diberi tugas dengan target harus mendapatkan 3 orang klien yang tajir dan telah diprofailing setiap hari.

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp