Tanpa Dishub Kepri, Perseroda Bersama Sejumlah Instansi Bahas Wacana Pelabuhan Sagara Jadi Wilayah FTZ

Perseroda
Tanpa Dishub Kepri, Perseroda Serta Itansi Lainnya Bahas Wacana Pelabuhan Sagara Jadi Wilayah FTZ, Jumat (30/9/2022).

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Wacana Pelabuhan Kota Sagara menjadi wilayah FTZ dan export impor pelabuhan utama di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan Jumat (30/9/2022).

Terpantau saat pembahasan perencanaan oleh Direktur PT Pelabuhan Kepri (Perseroda), Capt. Awaluddin beserta beberapa instansi yang terkait membahas di salah satu Cafe di Tanjunguban, pihak Dishub Kepri begitu pula perwakilan tidak di ikut sertakan dalam pembahasan wacana tersebut.

Saat dikonfirmasi Kadishub Provinsi Kepri, Junaidi enggan menjawab, dimana wacana perencanaan tersebut suatu ide yang cemerlang, namun tampaknya Dishub Provinsi Kepri tidak memberi tanggapan dan diduga Dishub Kepri dipandang sebelah mata bagi tim yang ikut serta dalam rapat diskusi di salah satu Cafe di Tanjunguban

Diketahui tugas dan fungsi Dishub pada wilayah pelabuhan Kota Sagara adalah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah di bidang perhubungan yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekda. 

Begitu pula Dinas perhubungan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang perhubungan berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.

Sampai dengan berita ini diterbitkan Kadishub Kepri Junaidi belum juga memberi keterangan

Adapun yang ikut serta dalam pembahasan wacana tersebut diantaranya Perseroda, UPP, Disperindag, Perwakilan Perusahaan Citra, Bea Cukai, dan BP Bintan. (*)

Pengirim: Agus Ginting
Editor: Yusuf Riadi

FANINDO

Honda Capella