Erling Haaland Sukses Balaskan Derita Ayahnya pada laga Derbi Manchester 2022-2023

310
Erling Haaland
Erling Haaland dikawal pemanin MU

FANINDO

LIGA INGGRIS – Erling Haaland tampil luar biasa bagi Manchester City dalam laga Derbi Manchester, Minggu (2/10/2022). Hattrick Erling Haaland membantu Manchester City menang 6-3 konta rival sekota mereka, Manchester United.

Haaland lalu berjasa memberikan dua assist untuk Phil Foden, yang juga mencetak hattrick pada laga di Stadion Etihad tersebut.

“Tak buruk, kami mencetak enam gol. Luar biasa mencetak enam gol di sini. Menyenangkan,” tutur Haaland kepada Sky Sports pada akhir laga.

Selain mencetak tiga gol, Haaland juga memberikan umpan umpan yang berhasil di konversi gol oleh Folden. Kemenangan ini bisa dikatakan kemenangan dia membalas derita yang dialami ayahnya Alf-Inge Haaland saat cidera parah oleh Roy Kane bak MU.

Berikut Data Permainan Erling Haaland pada laga Derbi Manchester

1. Haaland kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak hattrick dalam tiga laga kandang beruntun.

2. Haaland menjadi pemain tercepat yang berhasil menorehkan tiga hattrick. Haaland melakukannya hanya dalam delapan penampilan, sementara Michael Owen, pemain kedua berikut dalam daftar tersebut melakukannya dalam 48 penampilan.

3. Haaland (22 tahun 73 hari) menjadi pemain termuda kedua yang mencetak gol dalam derbi Manchester pertamanya untuk City di Premier League, setelah Mario Balotelli (21 tahun 72 hari) pada Oktober 2011).

4. Haaland juga menjadi pemain City pertama yang cetak hattrick lawan MU sejak Francis Lee pada Desember 1970, dan ketiga secara keseluruhan (juga Horace Barnes pada Oktober 1921).

5. Haaland hanya perlu delapan laga untuk mencatatkan tiga hattrick di Premier League. Sementara, striker jagoan Man United, Cristiano Ronaldo, mencatatkan jumlah hattrick sama dalam 232 laga.

6. Erling Haaland kini telah mencetak 170 gol pada usia 22 tahun. Jumlah itu jauh mengungguli Lionel Messi (44 gol) dan Cristiano Ronaldo (50 gol).

7. Erling Haaland kini punya jumlah hattrick sama di Premier League dengan Ronaldo, Romelu Lukaku, Jamie Vardy, Frank Lampard, Didier Drogba, dan Nicolas Anelka.

8. Torehan 14 gol Erling Haaland sejauh ini lebih banyak dari perolehan 14 klub Premier League lain.

BACA JUGA Manchester City Menang 6-3 dari Manchester United, Laga Seperti Latihan

Sejarah Alf-Inge Haaland

Ayah Erling Haaland, Alf-Inge Haaland ternyata memiliki akhir karier yang tragis akibat ulah kapten legendaris Manchester United, Roy Keane.

Ayah Erling Haaland adalah mantan gelandang yang pernah membela tiga klub Inggris selama kariernya yakni Nottenham Forest, Leeds United dan Manchester City.

Namun, kariernya di Inggris harus berakhir gara-gara sebuah balas dendam brutal yang dilakukan oleh kapten legendaris Manchester United, Roy Keane padanya.

Semua itu bermula saat Alf-Inge Haaland bertemu dengan Roy Keane ketika membela Leeeds United saat musim 1997-1998.

Kala itu,Roy Keane yang berusaha mengejar bola umpan Ronny Johnsen.

Namun, Keane tiba-tiba terjatuh di kotak penalti ketika ditempel oleh Haaland.

Melihat hal itu, Haaland malah kesal karena Keane dianggap melakukan diving agar timnya mendapatkan tendangan penalti.

Ayah Erling Haaland itu melontarkan kalimat menyindir dan meminta Keane cepat bangun.

“Bangun dan berhenti berpura-pura,” begitulah ucapan Haaland kala itu.

Sayang, satu kalimat itu rupanya terpatri dan menimbulkan dendam di hati Keane.

Pasalnya, eks kapten Manchester United itu memang benar-benar cedera dan tak berpura-pura.

Ia didiagnosa mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang membuatnya absen hingga akhir musim.

Usai sembuh, Keane pun tak melupakan kejadian itu dan diam-diam berniat membalas dendam.

Hal itu terwujud saat keduanya kembali bertemu ketika Alf-Inge sudah menjadi bagian dari Manchester City.

Keduanya bertemu lagi di derbi Manchester pada 21 April 2001, kala itu pertandingan yang berlangsung di Old Trafford itu berjalan sengit dengan skor 1-1.

Di menit-menit akhir (85′) Keane menunaikan balas dendamnya ketika keduanya berebut bola. (*)

Sumber : Kompas dan BolaStylo

Honda Capella