Ribuan Penumpang KM Kelud Turun di Batam, Polisi Pelabuhan Beri Pengamanan

113

FANINDO

BATU AMPAR – Personel Kepolisian Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Batam mengawal dan memberi pelayanan kepada ribuan penumpang yang datang dan berangkat melalui KM Kelud di Pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Kapal yang bertolak dari pelabuhan Belawan Medan mengangkut sebanyak 1.467 penumpang. Rinciannya 1.213 penumpang turun di Batam, 254 penumpang transit dan 675 Penumpang naik dari Batam tujuan Tanjung Priok Jakarta.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek KKP Batam AKP Awal Sya’ban mengatakan, pengamanan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Polsek KKP Batam. Tujuannya guna memberikan pengamanan kepada calon penumpang maupun penumpang turun sehingga merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi dan instansi terkait.

“Kami melakukan pengamanan KM. Kelud guna mengantisipasi apabila terjadi tindak pelanggaran hukum. Situasi lokasi pun saat itu kondusif,” ujar Kapolsek KKP AKP Awal Sya’ban Harahap, Rabu (22/11/2022).

Kapolsek menjelaskan tugas pengamanan penumpang KM Kelud perintah Kapolresta Barelang agar mengamankan wilayah sekondusif mungkin.

“Serta tak lupa untuk melayani penuh seluruh penumpang kapal,” jelasnya.

Dia menyebutkan, sasaran pengamanan Kelud ini adalah penumpang yang turun dan naik, arus lalu lintas truk kontainer, kendaraan yang parkir di pinggir jalan serta keluarga atau pengantar.

“Kegiatan pemeriksaan secara acak terhadap barang bawaan penumpang untuk antisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana Narkoba dan barang terlarang lainnya. Pelayanan kepada masyarakat yang turun maupun yang akan naik ke KM Kelud,” ujarnya.

Selama kegiatan pengamanan dan pelayanan berlangsung situasi aman dan terkendali. Hingga kapal melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Moda Transportasi Favorit Masyarakat

KM. Kelud masih menjadi moda transportasi favorit warga Batam ke luar daerah. Selain harga tiket terjangkau, Kelud memiliki jadwal rutin setiap pekannya.

Hasan, salah seorang penumpang memilih Kapal Kelud untuk pulang ke kampung nya di Medan karena alasan murah.

“Kami pulang berempat, kalau naik pesawat ya nggak sanggup pak. Apalagi dengan kondisi saat ini yang memang agak susah,” katanya.

Penumpang lainnya, Arif mengatakan, ia memilih Kelud karena tiketnya yang murah.

“Ke Jakarta cuma Rp 313 ribu. Kalau naik pesawat gak sanggup saat ini. Saat ini kelud masih jadi favorilah kalau ke Jakarta,” ujarnya. (*)

Honda Capella